Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Oktober 2020 | 17.48 WIB

Masyarakat Diimbau Jangan Lakukan Olahraga Berkelompok

Warga ibukota bersepeda, berlalri dan berjalan kaki di sepanjang jalan Sudirman- MH Thamrin Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta meniadakan Car Free Day selama pandemi Covid-19, namun antusias warga Ibukota untuk tetap melakukan olahraga di lua - Image

Warga ibukota bersepeda, berlalri dan berjalan kaki di sepanjang jalan Sudirman- MH Thamrin Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta meniadakan Car Free Day selama pandemi Covid-19, namun antusias warga Ibukota untuk tetap melakukan olahraga di lua

JawaPos.com - Dokter Spesialis Olahraga, dr Arie Sutopo Sp.KO menyarankan kepada masyarakat untuk tidak melakukan olahraga yang sifatnya berkelompok. Ini karena berisiko tertular Covid-19.

Olaraga yang dimaksud adalah voli, basket dan sepak bola. Sehingga itu diharapkan tidak dilakukan masyarakat di pandemi Covid-19 di tanah air.

"Jadi jangan dulu yang kumpul-kumpul, main voli, main basket, kumpul-kumpul jadi satu. Nah masalah itu," ujar Arie dalam akun YouTube BNPB Indonesia, Senin (4/10).

Arie mengatakan, olah raga yang dilakukan masyarakat yang dianjurkan adalah jogging. Itu pun harus tetap melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga: Masker Salah Satu Alat Efektif untuk Mencegah Penularan Covid-19

"Kalau misalnya kita-kita ini olahraga biasa pakai masker its okay. Karena intensitasnya ringan atau sedang. Sambil jogging-jogging sambil ngobrol itu bisa," katanya.

Arie menambahkan, olahraga sepeda disarankannya harus menjaga jarak sampai 10 meter. Karena disaat terlalu dekat jaga jaraknya. Ketika orang tersebut batuk. Maka akan terkena penularan Covid-19.

"Tapi kalau untuk yang sepeda karena dia kencang jalannya kita minta 10 meter yang dibelakang. Karena kalau yang depan batuk melayang-layang bisa sampai 10 meter," ungkapnya.

"Habis melakukan kegiatan olahraga jangan lupa cuci tangan karena tangan ini nanti Covid-19 masuknya lewat pernapasan, lewat mata kucek-kucek mata, atau kita makan sesuatu, maka Covid-19 masuk," tambahnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=FhLSMH_Dl6A&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore