
Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gejala Covid-19 yang paling umum adalah batuk, demam dan sesak napas. Umumnya gejala itu dialami oleh orang dewasa. Tapi akhir-akhir ini, gejala pada pasien dewasa juga mirip-mirip apa yang dialami oleh pasien anak.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menemukan, orang dewasa terkadang dapat menderita gejala berbahaya yang menyerupai sindrom inflamasi pada anak-anak. Mereka menyebutnya sindrom inflamasi multisistem pada orang dewasa atau MIS-A. Dan mengatakan ini mirip dengan sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak atau MIS-C.
Seperti MIS-C, MIS-A tidak jelas apakah terkait dengan virus Korona dan penderita mungkin tidak menunjukkan gejala lain yang mengarah ke infeksi Covid-19. Tetapi MIS-A telah menewaskan setidaknya 3 pasien yang tercatat dan mirip dengan Covid-19.
"Secara tidak proporsional menyerang ras dan etnis minoritas," kata tim CDC seperti dilansir dari CNN, Minggu (4/10).
Seorang pria kulit hitam yang tinggal di Florida menderita telinga berdenging, muntah, dan nyeri dada. Dia dinyatakan negatif untuk Covid-19 ketika dia dirawat di rumah sakit. Namun belakangan dia dinyatakan meninggal pada usia 46 tahun.
Sementara gejala MIS-C telah mempengaruhi beberapa ratus anak di seluruh dunia dan jika ditangani dengan segera, anak-anak akan pulih. Gejalanya menyebabkan peradangan umum tetapi pasien biasanya tidak menunjukkan gejala klasik virus Korona.
Tes darah menunjukkan bahwa MIS-C dapat berkembang berminggu-minggu setelah seorang anak pulih dari infeksi virus Korona. Kondisi ini biasanya kasus yang menyebabkan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali.
Tim CDC menggambarkan ada 27 orang dewasa berusia 21 hingga 50 tahun memiliki sindrom serupa. Sebagian besar mengalami peradangan ekstrem di seluruh tubuh dan kerusakan organ, seperti jantung, hati, dan ginjal, tetapi tidak di paru-paru.
"Kondisi ini umumnya disertai dengan kegagalan pernapasan," tulis mereka dalam laporan mingguan CDC.
Pasien yang dijelaskan di sini memiliki gejala pernapasan minimal, hipoksemia (oksigen darah rendah), atau kelainan radiografi. Sepertiga dari 27 pasien dinyatakan negatif untuk infeksi virus Korona aktif. Namun ternyata, mereka dinyatakan positif antibodi. Kondisi ini artinya, mengindikasikan mereka pernah terinfeksi di masa lalu.
"Dokter dan departemen kesehatan harus mempertimbangkan MIS-A pada orang dewasa dengan tanda dan gejala yang sesuai," tim menyarankan.
Gejala berupa demam yang berlangsung selama 24 jam atau lebih, pasien dada dan detak jantung tidak teratur, bukti disfungsi jantung, gejala gastrointestinal dan ruam. Sinar-X dapat menunjukkan peradangan paru-paru meskipun pasien tidak menunjukkan gejala
CDC mengatakan 10 dari 27 pasien membutuhkan perawatan intensif, tiga diintubasi dan tiga meninggal. Pada dua orang dewasa muda, gejala pertama mereka adalah stroke berat.
"Pasien ini mungkin tidak memiliki SARS-CoV-2 PCR positif atau hasil tes antigen, dan tes antibodi mungkin diperlukan untuk mengonfirmasi infeksi SARS-CoV-2 sebelumnya," jelas CDC.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=2S7D2DX70RA&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
