
Petugas Medis menunjukkan Vaksin AstraZeneca saat Vaksin Covid 19 untuk masyarakat di Sunter Agung, Jakarta, Senin (24/5/2021). Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 resmi di stop pemerintah dan menggunakan batch CTMAV547. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
JawaPos.com - Selain varian Delta yang awalnya ditemukan di India, kini masyarakat mulai mendengar beredarnya varian Kappa. Keduanya berbeda meski sama-sama ditemukan di India. Kabar baiknya, vaksin Covid-19 saat ini masih bisa efektif menangkalnya.
Ahli Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban menjelaskan varian Kappa adalah varian dari India yang terdeteksi tahun lalu yaitu B1617.1. Sedangkan varian Delta justru lebih baru yakni B1617.2.
Varian Kappa mempunyai mutasi di 3 tempat yaitu L452R, E484Q, dan P691R. Substitusi pada L452R ini menyebabkan virus ini tak begitu bisa dikenali oleh sistem imun. Sedangkan mutasi kedua yakni E484Q bisa menyebabkan invasi sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Dosis Pertama Vaksin AstraZeneca, Kedua Pfizer, Kekebalan Meningkat
"Varian Kappa menular di 41 negara termasuk Inggris dan Australia," kata Zubairi Djoerban kepada JawaPos.com, Sabtu (3/7).
Prof Zubairi menjelaskan varian Kappa lebih ringan dari Delta. Memang yang paling gawat, kata dia, adalah varian Delta.
Baca juga: Kabar Baik, Vaksin AstraZeneca Bisa Lindungi Antibodi hingga 1 Tahun
Dari data di atas, Kappa justru turunan lebih awal daripada Delta. Kappa menginfeksi orang cukup banyak di Australia.
"Jadi yang lebih serius dan gawat itu yang Delta. Jauh lebih serius daripada yang Kappa," kata Prof Zubairi Djoerban.
Kabar baiknya, ternyata vaksin Covid-19 saat ini bisa menangkal keduanya baik Kappa dan termasuk varian Delta yang lebih berat. Sedikitnya ada 2 vaksin yang paling manjur.
Adalah vaksin AstraZeneca dan Pfizer. AstraZeneca efektif melawan dua varian ini sampai 92 persen. Dan, Pfizer sedikit lebih tinggi 96 persen dan efektif menangkal varian Delta.
"Kappa lebih ringan dari Delta. Yang paling gawat sekarang itu Delta. Dan ternyata vaksin bisa menangkal keduanya termasuk virus Delta yang lebih berat," pungkas Prof Zubairi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
