Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2020 | 16.06 WIB

4 Tips Sederhana Agar Bayi Tetap Hangat Saat Musim Hujan dan Banjir

Sejumlah warga korban banjir Kampung Pulo mengungsi di Posko Kesehatan Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jak - Image

Sejumlah warga korban banjir Kampung Pulo mengungsi di Posko Kesehatan Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jak

JawaPos.com - Saat musim hujan dan banjir paling menjadi perhatian adalah daya tahan tubuh seseorang. Orang dewasa pun mudah drop daya tahan tubuhnya, apalagi bayi. Tubuh bayi yang masih mungil dan sedang dalam tahap pertumbuhan membuat tubuhnya rentan menghadapi perubahan cuaca.

Sejumlah pengungsi atau korban banjir yang memiliki bayi, sebaiknya lebih fokus memperhatikan kondisi tubuh bayinya agar tetap hangat. Apalagi jika bayi tersebut masih baru lahir beberapa minggu atau bulan.

Bahkan disarankan, buat anak-anak atau bayi bisa diberikan sesuatu herbal yang sifatnya menghangatkan dari luar ya. Misalnya bisa dengan minyak yang menghangatkan atau minyak telon agar tetap hangat tubuhnya.

Direktur Pediatri di Good Samaritan Hospital Janice Montague, MD, mengatakan dan bayi belum memiliki kemampuan untuk mengatur sendiri suhu inti mereka. Bayi kehilangan panas lebih cepat daripada orang dewasa, dan semakin muda usianya, semakin tidak mampu menghadapi dingin. Bayi kecil tidak memiliki kemampuan untuk tingkatkan panas sehingga menggigil dan tidak memiliki lemak tubuh yang diperlukan untuk menghangatkan tubuh. Maka ada beberapa cara lain untuk menghangatkan bayi.

1. Pakaian Bayi Berlapis

Berikan bayi jaket, pakaian panjang dan selimut. Mengenakan lapisan pakaian ditambah jaket, topi, sarung tangan, dan sepatu boot hangat bisa menjaga tangan dan kakinya tetap hangat. Pilih kain yang bisa bernafas seperti katun sehingga bayi tetap nyaman.

2. Hangatkan bayi dengan Pelukan

Bayi akan hangat di pelukan ibunya. Saat cuaca dingin, peluklah bayi Anda hinga dia merasa nyaman.

3. Pertahankan Suhu dalam Ruangan

Jaga suhu ruangan. Kurangnya kelembaban di udara dapat membuat kulit bayi kering. Jaga suhu di dalam ruangan tetap hangat.

4. Cegah Kulit Kering

Suhu dingin, kurangnya kelembaban, dan udara dapat berkontribusi pada kulit kering, gatal, bersisik. Saat memandikan bayi, gunakan air hangat dan jangan biarkan bayi terlalu lama berendam. Oleskan pelembab yang sesuai dengan kulit bayi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore