Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Juni 2023 | 14.48 WIB

Waspada DBD, 3M Plus Terus Digalakkan untuk Usir Nyamuk

demam berda

Ilustrasi demam berdarah.

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengajak masyarakat dan institusi terkait untuk mencegah terjadinya demam berdarah (DBD). Hal itu sehubungan dengan masuknya musim kemarau yang membuat nyamuk dengue atau Aedes aegypti semakin mengganas.

 
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dr. Imran Pambudi dr. Imran mengatakan, pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan melakukan 3M plus.
 
 
"Yaitu pertama menguras dan menyikat, kedua menutup tempat penampungan air, ketiga memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas," ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/6).
 
"Plusnya adalah bagaimana mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk dengue seperti menanam tumbuhan pengusir nyamuk," imbuh Imran. 
 
 
Adapun pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue. Hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue di Indonesia. 
 
Saat ini, Imran menjelaskan ada dua jenis vaksin dengue yang sudah mempunyai izin edar dari BPOM dan beredar di pasaran yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.
 
 
"Meskipun sudah ada izin edar dari BPOM, Kemenkes secara program bekerja sama dengan Direktorat Imunisasi dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) untuk memasukkan vaksin ini ke dalam vaksin program atau imunisasi dasar lengkap," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta agar masyarakat mulai waspada dengan demam berdarah. Pasalnya, di musim kemarau ini, vuasanta nyamuk dengue akan semakin mengganas. 
 
 
“Jadi frekuensi dia menggigit itu akan meningkat 3 sampai 5 kali lipat pada saat suhunya meningkat di atas 30 derajat,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dr. Imran Pambudi dr. Imran, Selasa (12/6).
 
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat semakin waspada terhadap gigitan nyamuk dengue. Berdasarkan jumlah kasusnya dari tahun 1968, Imran mengatakan pola terjadinya kasus DBD meningkat saat adanya El Nino
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore