
Ilustrasi stunting. Dimas Pradipta/JawaPos.com
JawaPos.com - Sepuluh indikator rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yang rawan tidak tercapai sudah diprediksi pemerintah. Penyebabnya adalah pandemi Covid-19 yang membuat banyak program tidak bisa terlaksana maksimal. ”Kendala utamanya pandemi Covid-19,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy kemarin (7/6).
Mantan Mendikbud itu menjelaskan, sejak pandemi terjadi pada 2020, sebagian sumber daya dikerahkan untuk melawan Covid-19. Termasuk refokusing sumber dana. ”Tentu indikator dan target di sektor kesehatan yang paling terganggu,” imbuhnya.
Meski dinyatakan rawan tidak tercapai, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo masih optimistis dapat mengejar target RPJMN untuk penurunan stunting. Pada 2024 stunting atau tengkes ditargetkan turun menjadi 14 persen dan BKKBN ditugaskan sebagai koordinatornya.
Sementara pada 2022, prevalensi stunting di Indonesia masih 21,6 persen. ”Masih optimistis, mohon doa dan dukungannya,” kata dia saat dihubungi Jawa Pos kemarin.
Ada 12 provinsi yang kini menjadi perhatian. Namun, menurut Hasto, semua daerah sudah punya perhatian terhadap tengkes. Dia hanya meminta ada peningkatan di beberapa sektor. Antara lain peningkatan dana desa, percepatan realisasi PMT dari Kemenkes, dan PKH lebih fokus ke keluarga stunting.
”Perubahan perilaku terkait kesadaran pada kesehatan lingkungan menjadi tantangan,” kata mantan bupati Kulon Progo tersebut. Selain itu, pemahaman tentang pola makan yang sehat dapat mencegah stunting. Begitu juga pemahaman pada kesehatan reproduksi yang harus terus disosialisasikan. (lyn/c9/oni)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
