Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Mei 2018 | 16.29 WIB

Aplikasi SDB, Inisiatif Sejumlah Korporasi Tekan Sampah Plastik

Ilustrasi pemanfaatan aplilkasi SDB untuk mengajak masyarakat peduli dengan sampah plastik - Image

Ilustrasi pemanfaatan aplilkasi SDB untuk mengajak masyarakat peduli dengan sampah plastik

JawaPos.com - Langkah positif dilakukan Danone- Aqua dalam menekan sampah plastik di masyarakat. Mengggandeng Alfamart, Telkomsel dan Smash, perusahaan air mineral ini meluncurkan Smart Drop Box (SDB).


SDB merupakan tempat sampah pintar yang dilengkapi sistem pemindai barcode botol plastik dan terhubung dengan aplikasi mySmash. Aplikasi ini membantu pengguna SDB mencatatkan sampah botol yang dikumpulkan dengan imbalan poin. Kumpulan poin ini dapat digunakan pengguna aplikasi SDB sebagai pembayaran online.


Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan kerja sama ini akan mendorong tumbuhnya masyarakat untuk bijak berplastik. "Kami berharap adanya Smart Drop Box ini, masyarakat menjadi termotivasi untuk melakukan pengumpulan dan pemilahan sampah plastiknya," ujar Vera dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/5).


Vera menjelaskan, langkah yang dilakukan korporasi ini juga dimaksudkan untuk mengedukasi konsumen bahwa sampah plastik dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi, selain itu juga turut serta secara nyata berkontribusi mengatasi masalah sampah di Indonesia.


"Program ini merupakan bagian dari komitmen Danone-Aqua untuk menuju perusahaan yang 100 persen sirkular. Kami menargetkan, pada tahun 2025 dapat mengumpulkan lebih banyak sampah plastik dari yang kami gunakan,” tambah Vera.


Dalam satu dekade terakhir, plastik menjadi bahan yang paling populer di dunia. Penggunaannya pun meningkat 20 kali lipat dalam 50 tahun terakhir. Hasil riset Analisis Arus Sampah, Rantai Nilai dan Daur Ulang di Indonesia yang dilakukan oleh Sustainable Waste Indonesia (SWI) pada tahun 2017, memperkirakan sebanyak 1,3 juta ton sampah plastik mencemari lingkungan tiap tahunnya, termasuk yang ada di lautan.


Padahal sampah plastik bisa menjadi bahan baku produk lain jika didaur ulang. Industri daur ulang plastik saat ini telah berkembang di Indonesia, terutama untuk jenis plastik yang memiliki nilai ekonomis seperti PET dan PP.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore