Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 22.07 WIB

4 Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan, Bisa Selamatkan Nyawa dengan Tepat

Orang Pingsan (Canva)


JawaPos.com - Pingsan bisa disebabkan oleh kondisi ringan seperti kelelahan hingga masalah serius seperti serangan jantung atau gangguan otak yang berbahaya.

Kehilangan kesadaran secara tiba-tiba tidak boleh diabaikan begitu saja sebab penanganan awal bisa menyelamatkan nyawa pasien pingsan.

Langkah pertolongan pertama pada orang pingsan perlu diketahui agar risiko cedera serius dapat diminimalkan sebelum bantuan medis tiba.

Dilansir dari laman Hellosehat.com, berikut langkah pertolongan pertama pada orang pingsan yang perlu Anda pahami dengan benar.

Baca Juga: Ini Pemicu 30 Orang Pingsan pada Konser NCT 127 Sebelum Dihentikan

1. Cek Kondisi Pernapasan

Langkah pertama menolong orang pingsan adalah memeriksa kondisi pernapasan dengan melihat pergerakan dada, perut, serta mengecek denyut nadinya secara perlahan.

Jika tidak ada tanda pernapasan, segera hubungi layanan gawat darurat atau ambulans agar pasien mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Pingsan tanpa pernapasan bisa mengindikasikan kondisi serius seperti serangan jantung, cedera kepala, atau kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kerusakan organ vital.

Jika terdapat perdarahan luar, tekan luka dengan kain bersih. Jika memungkinkan, lakukan napas buatan sambil menunggu bantuan medis datang.

Baca Juga: Ternyata Ini Beberapa Penyebab Kenapa Seseorang Pingsan Secara Tiba-Tiba

2. Baringkan Tubuh Pasien

Dilansir dari laman American Heart Association, segera baringkan tubuh pasien jika masih bernapas. Posisikan dalam recovery position untuk menjaga saluran napas tetap terbuka.

Posisi pemulihan dilakukan dengan memiringkan kepala ke samping, meletakkan tangan sebagai penyangga, serta melipat kaki untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Dengan posisi ini, lidah pasien tidak mudah menutup jalan napas. Muntahan pun bisa keluar sehingga mengurangi risiko tersedak.

Pastikan area sekitar pasien aman, jauhkan benda keras atau tajam yang bisa melukai, dan tetap awasi kondisinya hingga ia lebih stabil.

3. Coba Bangunkan

Jika pasien terlihat berkeringat atau pucat, longgarkan pakaian ketat, buka kancing baju, atau lepaskan jaket untuk memberi kenyamanan.

Cobalah membangunkan pasien dengan menggoyangkan tubuhnya, memanggil namanya keras, atau memberi rangsangan ringan seperti menepuk pipi dengan lembut.

Anda juga bisa menggunakan cara lain seperti memberikan wewangian menyengat, meletakkan es di kulit wajah, atau mencubit ringan agar pasien merespons.

Langkah ini penting untuk memastikan pasien segera kembali sadar, meskipun tidak selalu berhasil jika penyebab pingsan tergolong serius.

4. Biarkan Pasien Beristirahat

Apabila pasien sudah mulai sadar, biarkan ia tetap berbaring beberapa menit agar tubuhnya pulih sebelum berusaha duduk atau berdiri.

Berikan air putih jika pasien merasa haus atau mengalami dehidrasi, tetapi jangan memaksanya minum bila kesadaran belum sepenuhnya pulih.

Tetap temani pasien dan pantau kondisinya. Jika ada gejala seperti sesak napas, detak jantung tidak teratur, atau nyeri dada, segera cari bantuan medis.

Waspadai pula jika pasien memiliki kondisi tertentu, misalnya sedang hamil, memiliki riwayat penyakit jantung, atau sering pingsan dalam waktu berdekatan.

Pingsan bukan kondisi yang bisa disepelekan karena bisa menjadi tanda gangguan kesehatan serius yang memerlukan penanganan medis segera.

Pertolongan pertama yang cepat, mulai dari memeriksa pernapasan hingga membaringkan tubuh, dapat mengurangi risiko fatal sebelum tenaga medis tiba.

Mencoba membangunkan pasien dengan cara tepat menjadi langkah penting menjaga keselamatan serta mempercepat pemulihan.
Namun, tetap waspada terhadap tanda-tanda berbahaya.

Tanda berbahaya seperti nyeri dada, detak jantung tidak teratur, hingga wajah kebiruan perlu diwaspadai karena membutuhkan pertolongan profesional.

Dengan memahami langkah pertolongan pertama orang pingsan, Anda bisa menjadi penyelamat dalam situasi darurat yang berisiko mengancam nyawa seseorang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore