Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 19.25 WIB

Krisis Air Bersih di Asia, Generasi Muda Dorong Aksi Nyata untuk Kesehatan dan Lingkungan

Ilustrasi fasilitas isi ulang air siap minum di tempat umum. (Istimewa) - Image

Ilustrasi fasilitas isi ulang air siap minum di tempat umum. (Istimewa)

JawaPos.com–Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar manusia, tetapi juga fondasi bagi kesehatan, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan. Di kawasan Asia dan Pasifik, tantangan untuk menjaga ketersediaan air masih sangat besar.

UNICEF mencatat sekitar 500 juta orang di wilayah ini belum memiliki akses terhadap layanan air dasar. Perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan urbanisasi memperburuk kondisi tersebut.

Kebiasaan sehari-hari masyarakat juga berkontribusi pada kerentanan sumber daya air. Misalnya, tingginya konsumsi plastik sekali pakai meningkatkan risiko pencemaran sungai dan laut, yang pada akhirnya mengancam kualitas air minum.

Isu ini menjadi sorotan dalam Youth Water Forum Asia (YWFA) 2025, sebuah ajang kolaborasi lintas negara yang melibatkan generasi muda, akademisi, pemerintah, sektor swasta, hingga organisasi internasional. Forum ini menegaskan bahwa anak muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, terutama dengan kemampuan mereka dalam berinovasi dan membangun jejaring lintas komunitas.

Selain dialog kebijakan, forum ini juga melahirkan aksi nyata. Deklarasi Pemuda Asia untuk Air, pembentukan Jaringan Pemuda Asia untuk Air, hingga program restorasi pantai dan penanaman mangrove menjadi bukti bahwa isu air bersih bukan lagi sekadar wacana, melainkan panggilan untuk bertindak.

Salah satu contoh inisiatif di tingkat hilir adalah program stasiun isi ulang air minum gratis yang mendorong masyarakat beralih ke tumbler guna menekan ketergantungan pada plastik sekali pakai.

”Tantangan terbesar justru ada di titik akhir penggunaan air, yaitu kebiasaan sehari-hari kita. Perubahan bermakna harus dimulai dari konsumen,” ujar Winda Aulia, Sustainability Lead Modena, yang ikut ambil bagian dalam forum tersebut.

Program semacam ini tidak hanya membuka akses air minum bagi publik, tetapi juga memberi dampak pada pengurangan limbah dan perlindungan ekosistem perairan.  Dengan kebiasaan sederhana, seperti membawa tumbler atau menghemat pemakaian air di rumah, masyarakat bisa ikut menjaga keberlanjutan sumber daya air.

YWFA 2025 diharapkan menjadi pengingat bahwa air adalah isu lintas generasi. Kolaborasi dengan pemuda menjadi kunci untuk memastikan air bersih dan sanitasi layak dapat diwariskan bagi masa depan. Tanpa langkah serius, krisis air bersih bisa berkembang menjadi krisis kesehatan dan lingkungan yang lebih luas.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore