Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 15.20 WIB

Kesemutan pada Tangan dan Kaki Dapat Mengganggu Aktivitas Sehari-hari, Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi seorang wanita yang merasakan kesemutan pada pergelangan tangannya. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang wanita yang merasakan kesemutan pada pergelangan tangannya. (Freepik)

JawaPos.com - Kesemutan atau parestesia adalah sensasi tidak nyaman pada tubuh yang biasanya digambarkan seperti rasa tertusuk jarum, geli, atau mati rasa sementara. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah atau impuls saraf pada bagian tubuh tertentu terhambat.

Kesemutan sering muncul di tangan, kaki, atau anggota tubuh yang tertekan dalam waktu lama, misalnya saat duduk bersila terlalu lama atau tidur dengan posisi tertentu. Biasanya kesemutan akan hilang dengan sendirinya setelah peredaran darah kembali lancar.

Kesemutan bisa terjadi dalam waktu singkat maupun berlangsung lama (dikenal sebagai parestesia kronis), tergantung pada faktor penyebabnya. Kondisi ini tidak dapat disepelekan karena bisa saja menjadi tanda adanya penyakit tertentu.

Penyebab Terjadinya Kesemutan

Kesemutan sementara biasanya muncul ketika suatu bagian tubuh mendapat tekanan dalam jangka waktu cukup lama. Kondisi ini menghambat aliran darah menuju saraf, sehingga timbul rasa kesemutan. Kegiatan yang biasanya menyebabkan kesemutan adalah duduk bersila dalam waktu lama dan tidur menindih salah satu lengan.

Namun, kesemutan juga bisa disebabkan oleh hal lain seperti radang dingin atau frostbite. Frostbite bisa menyebabkan kesemutan karena paparan suhu yang sangat dingin membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah ke jaringan berkurang. Kondisi ini mengakibatkan saraf tertekan dan tidak berfungsi normal.

Dikutip dari Alodokter, penyebab lain dari kesemutan sementara adalah sindrom Raynaud, yaitu suatu kondisi ketika pembuluh darah kecil di bagian tubuh tertentu mengalami penyempitan secara berlebihan.

Penyempitan ini biasanya dipicu oleh suhu dingin atau stres emosional, sehingga aliran darah menuju area ujung jari tangan dan kaki menjadi terbatas. Akibatnya, jari bisa tampak pucat atau kebiruan, terasa dingin, mati rasa, hingga muncul sensasi kesemutan.

Upaya Mengatasi Kesemutan

Penanganan kesemutan perlu disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Jika penyebabnya hanya kondisi sementara, misalnya akibat saraf yang tertekan, gejala biasanya dapat mereda dengan mengubah posisi tubuh atau melakukan peregangan.

Akan tetapi, bila kesemutan muncul akibat penyakit atau gangguan kesehatan tertentu, maka diperlukan perawatan medis yang lebih khusus. Dikutip dari Halodoc, pola hidup sehat bisa mengatasi kesemutan, penerapan pola makan bergizi dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah munculnya risiko kesemutan.

Apabila kesemutan muncul akibat kondisi medis seperti diabetes atau neuropati, dokter mungkin akan memberikan obat untuk membantu mengendalikan kadar gula darah atau mengurangi rasa nyeri pada saraf. Cara lainnya adalah dengan fisioterapi, manfaatnya untuk menguatkan otot atau memperbaiki posisi tubuh dan membantu mengurangi kesemutan. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore