Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 23.00 WIB

Stop Gunakan Cotton Bud, Kenali 5 Bahaya Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Telinga Anda

Ilustrasi seseorang yang sedang membersihkan telinga (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Kebiasaan membersihkan telinga menggunakan cotton bud sudah melekat sebagai rutinitas sehabis mandi bagi sebagian orang. Rutinitas ini dianggap sebagai bagian dari menjaga kebersihan diri.

Namun, pada kenyataannya, penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga justru dapat menimbulkan risiko yang cukup berbahaya. Bahkan, banyak dokter THT telah menegaskan bahwa cotton bud sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan telinga.

Dilansir dari HuffPost, Willian H. Shapiro, seorang ahli audiologi dan profesor klinis di NYU Langone Medical Center, menegaskan bahwa kotoran telinga sebenarnya adalah alat yang menjaga telinga agar tetap aman dari serangga. Ini menjelaskan bahwa adanya kotoran telinga bukanlah sekadar kotoran yang harus dibuang, melainkan dapat menjadi pelindung alami dari gangguan luar.

Selain itu, kotoran telinga juga dapat berfungsi sebagai pelumas alami yang mencegah kulit di dalam telinga menjadi kering dan gatal. Maka dari itu, jika kita menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, kita justru menghilangkan perlindungan alami.

Penggunaan cotton bud yang terlalu sering juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran telinga. Kondisi ini dapat menimbulkan trauma lokal yang memudahkan bakteri masuk melalui kulit. Akibatnya, telinga menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan berbagai komplikasi lainnya.

Untuk itu, Rumah Sakit Permata Mufidah menjabarkan beberapa risiko penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga.

1. Penumpukan Kotoran Telinga

Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga justru dapat memperburuk kondisi, karena cotton bud dapat mendorong kotoran lebih dalam ke saluran telinga.

Gerakan memutar atau menekan cotton bud yang biasa dilakukan sering kali memadatkan kotoran di bagian yang lebih dalam.

Kondisi ini dikenal sebagai impaksi serumen, yaitu di mana kotoran telinga mengeras dan menyumbat saluran telinga secara total.

Akibatnya, kondisi ini sering kali memerlukan bantuan medis profesional untuk membersihkan kotoran yang telah mengeras tersebut.

2. Cedera pada Struktur Telinga

Memasukkan cotton bud terlalu dalam dapat menyebabkan cedera pada berbagai struktur telinga yang sensitif.

Saluran telinga umumnya memiliki panjang sekitar 2,5 sentimeter dengan bagian luar yang keras, sementara bagian dalamnya cenderung lebih lunak.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore