Prof. Dato
JawaPos.com - Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke negara tetangga. Setiap tahun ada 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) berobat ke Malaysia untuk penderita jantung.
Para pasien datang dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan untuk mencari pendapat kedua, pilihan perawatan minimal invasif, atau prosedur canggih.
Salah satu rumah sakit yang dituju untuk pengobatan sakit jantung di Malaysia, yaitu Institut Jantung Negara (IJN). Dikenal di Indonesia sebagai Rumah Sakit Pakar Jantung IJN Malaysia, rumah sakit ini identik dengan integritas medis, teknologi modern, dan pelayanan yang berorientasi pada hasil.
"Kami meluangkan waktu untuk memahami kekhawatiran mereka, menjelaskan setiap pilihan yang ada, dan memastikan bahwa mereka diperlakukan bukan hanya sebagai pasien, tetapi sebagai mitra dalam proses perawatan. Di IJN, operasi bukanlah pilihan pertama - itu adalah keputusan yang dipertimbangkan dengan matang dan hanya dilakukan jika memang benar-benar diperlukan," ujar Group Chief Executive Officer IJN, Dato' Sri Mohamed Ezani Md Taib di Jakarta, Sabtu (26/7).
Baca Juga: 7 Manfaat Cuka Apel untuk Jantung: Potensi Menurunkan Kolesterol, Trigliserida, dan Tekanan Darah
IJN adalah rumah sakit pertama di Malaysia yang berhasil melakukan implan Paediatric Left Ventricular Assist Device (LVAD), memberikan harapan bagi anak-anak dengan gagal jantung stadium akhir.
Untuk pasien dewasa, IJN tetap menjadi pelopor dalam menghadirkan terapi-teknologi mutakhir seperti Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) dan bedah jantung berbantuan robot teknik modern yang memungkinkan pemulihan lebih cepat, risiko lebih rendah, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien yang tidak cocok menjalani operasi jantung terbuka.
Dalam upaya menyelamatkan nyawa pasien jantung dari berbagai negara, IJN Malaysia juga sebagai tempat belajar bagi para tenaga medis di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: 7 Makanan Kaya Kalsium Melebihi Susu untuk Kesehatan Tulang, Otot, dan Jantung Setiap Hari
IJN menjalin kerja sama erat dengan rumah sakit-rumah sakit terkemuka di Indonesia seperti Rumah Sakit Pusat Pertamina dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita untuk berbagi keahlian, menangani kasus secara bersama, dan memberikan akses terhadap pendapat kedua melalui program fellowship, lokakarya, dan kemitraan akademik.
"Kami harap hubungan ini dapat dieratkan bukan saja dari segi melatih para dokter ataupun juga perawat, tapi juga untuk pasien yang mau ke Malaysia dan bila mereka kembali balik ke Indonesia, mereka akan dapat pergi ke hospital-nya (di Indonesia)," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
