Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juli 2025 | 07.23 WIB

Setiap Tahun, 2 Ribu Warga Indonesia Berobat Jantung ke Malaysia

Prof. Dato

JawaPos.com - Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke negara tetangga. Setiap tahun ada 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) berobat ke Malaysia untuk penderita jantung. 

Para pasien datang dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan untuk mencari pendapat kedua, pilihan perawatan minimal invasif, atau prosedur canggih.

Salah satu rumah sakit yang dituju untuk pengobatan sakit jantung di Malaysia, yaitu Institut Jantung Negara (IJN). Dikenal di Indonesia sebagai Rumah Sakit Pakar Jantung IJN Malaysia, rumah sakit ini identik dengan integritas medis, teknologi modern, dan pelayanan yang berorientasi pada hasil.  

"Kami meluangkan waktu untuk memahami kekhawatiran mereka, menjelaskan setiap pilihan yang ada, dan memastikan bahwa mereka diperlakukan bukan hanya sebagai pasien, tetapi sebagai mitra dalam proses perawatan. Di IJN, operasi bukanlah pilihan pertama - itu adalah keputusan yang dipertimbangkan dengan matang dan hanya dilakukan jika memang benar-benar diperlukan," ujar Group Chief Executive Officer IJN, Dato' Sri Mohamed Ezani Md Taib di Jakarta, Sabtu (26/7). 

IJN adalah rumah sakit pertama di Malaysia yang berhasil melakukan implan Paediatric Left Ventricular Assist Device (LVAD), memberikan harapan bagi anak-anak dengan gagal jantung stadium akhir.  

Untuk pasien dewasa, IJN tetap menjadi pelopor dalam menghadirkan terapi-teknologi mutakhir seperti Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) dan bedah jantung berbantuan robot teknik modern yang memungkinkan pemulihan lebih cepat, risiko lebih rendah, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien yang tidak cocok menjalani operasi jantung terbuka. 

Dalam upaya menyelamatkan nyawa pasien jantung dari berbagai negara, IJN Malaysia juga sebagai tempat belajar bagi para tenaga medis di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

IJN menjalin kerja sama erat dengan rumah sakit-rumah sakit terkemuka di Indonesia seperti Rumah Sakit Pusat Pertamina dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita untuk berbagi keahlian, menangani kasus secara bersama, dan memberikan akses terhadap pendapat kedua melalui program fellowship, lokakarya, dan kemitraan akademik. 

"Kami harap hubungan ini dapat dieratkan bukan saja dari segi melatih para dokter ataupun juga perawat, tapi juga untuk pasien yang mau ke Malaysia dan bila mereka kembali balik ke Indonesia, mereka akan dapat pergi ke hospital-nya (di Indonesia)," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore