Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 12.33 WIB

Awas! Usia Muda Tak Menjamin Bebas dari Stroke, Kenali Gejala Awal dan Makanan Pemicunya

Ilustrasi penderita stroke. (jcomp/Freepik). - Image

Ilustrasi penderita stroke. (jcomp/Freepik).

JawaPos.com - Dewasa ini, penyekit stroke tidak lagi memandang usia. Meskipun masih muda dan aktif, risiko stroke tetap mengintai.

Kasus seperti suami Najwa Shihab yang terkena stroke meski hobi bersepeda menjadi bukti bahwa gaya hidup sehat saja belum tentu cukup.

Seperti dikutip dari buku ‘Stroke di Usia Muda’ karya Holistic Health Solution, stroke bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia, apalagi jika gejala awal dan pola makan tidak diperhatikan.

Waspadai Gejala Awal Stroke yang Sering Diabaikan

Stroke sering datang secara tiba-tiba dan menyerang secara diam-diam. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala awal stroke berikut ini:

  1. Kelemahan atau mati rasa mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, terutama pada salah satu sisi tubuh.
  2. Gangguan penglihatan mendadak, seperti pandangan kabur, berkunang-kunang, atau gelap pada salah satu mata.
  3. Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan yang terjadi secara tiba-tiba.
  4. Sakit kepala hebat yang muncul mendadak, tanpa penyebab yang jelas.
  5. Pusing atau kehilangan keseimbangan, sering kali disertai dengan gejala lainnya seperti lemah otot atau gangguan penglihatan.

Jika salah satu gejala tersebut muncul, segera cari pertolongan medis. Deteksi dan penanganan cepat dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko kecacatan.

Makanan Pemicu Stroke yang Harus Diwaspadai

Tanpa disadari, beberapa jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari justru dapat meningkatkan risiko stroke. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Makanan Tinggi Garam

Jangan remehkan camilan ringan atau makanan kalengan yang tampak sepele.

Makanan yang mengandung kadar garam tinggi, terutama yang diawetkan, dapat memicu peningkatan tekanan darah.

Hal ini karena natrium dalam garam membuat pembuluh darah berkontraksi lebih keras dan akhirnya memperbesar risiko stroke jika dikonsumsi terus-menerus.

  1. Makanan Berlemak Jenuh dan Kolesterol Tinggi

Gorengan, makanan cepat saji, dan masakan bersantan seperti gulai memang menggugah selera, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat berbahaya.

Kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi dalam jenis makanan ini dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras dan tersumbat, sehingga aliran darah ke otak terhambat.

Inilah salah satu pemicu utama stroke yang kerap diabaikan.

  1. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Segelas minuman bersoda atau kue manis mungkin terasa menyegarkan atau menghibur, tetapi kamu perlu hati-hati karena kandungan gulanya yang tinggi dapat menumpuk dan jadi masalah besar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore