
Ilustrasi pemeriksaan USG kehamilan. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes, FICS, FESICOG, menegaskan bahwa dalam prosedur pemeriksaan USG kehamilan, dokter jarang menyentuh bagian tubuh pasien selain area perut.
Pernyataan ini disampaikannya menyusul kasus dugaan pelecehan seksual oleh Muhammad Syafril Firdaus, oknum dokter kandungan di Garut yang tengah menjadi sorotan publik.
“Ya, orang hamil itu kan jelas perutnya di mana. Pemeriksaan USG itu difokuskan di area perut," ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/4).
"Biasanya paling tinggi pun tiga sampai empat jari di atas pusar, itu posisi puncak rahim. Jadi nggak ada alasan menyentuh area lain, apalagi sampai ke dada atau ke bawah pusar,” tegas dr. Ardiansjah.
Ia menjelaskan bahwa dalam praktik normal, dokter menggunakan alat USG untuk menekan dan menggerakkan bagian perut pasien guna mendapatkan gambar yang dibutuhkan.
Sentuhan langsung dengan tangan sangat minimal dan hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan untuk menyesuaikan posisi.
“Biasanya kita yang sudah terbiasa melakukan USG nggak banyak pakai tangan. Kalau mau dorong ya pakai alat, bukan tangan. Tangan kiri juga sibuk pegang alat, jadi dua tangan aktif di tubuh pasien itu jarang sekali terjadi,” pungkasnya.
Sebelumnya, kasus pelecehan ini menjadi sorotan publik setelah beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan tidak pantas seorang dokter pria terhadap pasien perempuan saat melakukan pemeriksaan USG.
Dalam video tersebut, dokter bernama Muhammad Syafril Firdaus itu terlihat menyentuh bagian tubuh sensitif pasien tanpa kehadiran perawat atau pendamping medis. hal itu memicu dugaan kuat terjadinya pelecehan terhadap pasien.
Setelah viral di media sosial dan menuai kemarahan warganet serta desakan anggota DPR, pihak kepolisian bergerak cepat. Meski awalnya belum ada laporan resmi dari korban, investigasi tetap dilakukan, termasuk mencari lokasi kejadian dan memeriksa saksi-saksi.
Dengan telah ditangkapnya Syafril, publik kini menanti proses hukum berjalan secara terbuka dan transparan.
Pihak Kementerian Kesehatan sebelumnya juga telah mengusulkan pencabutan sementara Surat Tanda Registrasi (STR) dokter tersebut ke KKI sambil menunggu hasil investigasi lengkap.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
