Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 April 2025 | 13.40 WIB

Alami Mimpi Buruk Berulang? Bisa Jadi Tanda Awal Lupus, Kenali Gejala Autoimun dari Sinyal saat Tidur

Ilustrasi mimpi buruk berulang. (Freepik) - Image

Ilustrasi mimpi buruk berulang. (Freepik)

JawaPos.com – Kemunculan mimpi buruk yang intens dan berulang menjelang kambuhnya lupus kini dipahami sebagai gejala neurologis yang dapat memberi sinyal penting dari sistem imun terhadap tubuh.

Mimpi buruk merupakan pengalaman tidur yang melibatkan perasaan cemas atau takut dan biasanya disertai gangguan tidur.

Pemahaman tentang hubungan antara mimpi buruk dan lupus membantu mengidentifikasi gejala awal sebelum kondisi berkembang lebih berat.

Berikut mimpi buruk berulang bisa jadi tanda awal lupus, kenali gejala autoimun dari sinyal saat tidur dilansir dari laman Parade.

1. Gejala Neuropsikiatri Tersembunyi

Mimpi buruk berulang termasuk dalam kategori gejala neuropsikiatri yang dialami sebelum lupus kambuh. Dalam beberapa kasus, gejala lain seperti kebingungan dan halusinasi juga muncul secara bersamaan.

Banyak pasien tidak menyadari hubungan antara gangguan tidur dan penyakit autoimun. Kesadaran terhadap sinyal ini membantu mengenali pola yang sering terabaikan.

2. Flare-up Ditandai Mimpi Buruk

Kambuhnya lupus sering diawali dengan mimpi buruk yang mengganggu dan intens. Tiga dari lima pasien melaporkan kemunculan mimpi seperti ini setahun sebelum flare-up.

Mimpi tersebut biasanya menampilkan tema penuh kekerasan, perasaan terjebak, atau ketakutan ekstrim. Studi terbaru menegaskan bahwa gangguan tidur ini bukan kebetulan.

3. Halusinasi Bukan Gejala Tunggal

Halusinasi, meski tidak umum, muncul dalam bentuk visual atau sensasi yang mengganggu kesadaran. Beberapa pasien menggambarkan pengalaman melihat objek yang tidak nyata, seperti dalam mimpi namun saat terjaga.

Hal ini sering terjadi saat tubuh berada dalam tekanan tinggi akibat lupus aktif. Peneliti mencatat bahwa gejala ini lebih sering muncul saat atau setelah flare-up.

4. Stres Memperparah Mimpi

Stres fisik dan emosional berperan besar dalam memperkuat isi mimpi buruk yang dialami. Kondisi tubuh yang kelelahan membuat otak menciptakan mimpi lebih intens dan mengganggu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore