
Kate Middleton. (Getty Images/Antara)
JawaPos.com–Setelah mengungkapkan kondisi kesehatannya pada Maret 2024, Kate Middleton kembali memberikan kabar baik. Pada Selasa, (14/1), dikutip dari Antara melalui akun Instagram pribadinya, dia mengumumkan bahwa telah mencapai remisi kanker setelah melalui serangkaian pengobatan panjang.
Dalam posting-an, Kate Middleton juga mengucapkan syukur atas status remisi yang berhasil didapatkan setelah melalui pengobatan panjang.
”Merupakan suatu kelegaan karena sekarang sudah dalam tahap remisi dan saya tetap fokus pada pemulihan,” tulis Middleton.
Lantas, apa sebenarnya remisi kanker dan apa yang terjadi setelahnya?Mengutip dari laman Siloam Hospital, remisi kanker adalah kondisi di mana tanda-tanda sel kanker sangat sedikit atau bahkan tidak terdeteksi di tubuh pasien. Hal ini dapat diketahui melalui pemeriksaan seperti sinar-X, MRI, atau tes darah.
Selain itu, gejala-gejala kanker seperti kelelahan dan rasa nyeri juga biasanya berkurang signifikan. Namun, remisi tidak berarti kanker sembuh total. Pasien baru bisa dianggap sembuh jika tidak ada sel kanker yang ditemukan atau gejala kanker muncul kembali setidaknya 5 tahun setelah pengobatan selesai.
Menurut laman Indonesia Cancer Care Community, ada dua tipe remisi, remisi parsial dan remisi lengkap. Remisi lengkap terjadi ketika semua tanda dan gejala kanker hilang dan tidak terdeteksi dalam pemeriksaan. Meskipun demikian, ini bukan jaminan kanker tidak akan kambuh.
Sedangkan remisi parsial menunjukkan bahwa ukuran tumor atau jumlah sel kanker berkurang, meski kanker masih ada dalam tubuh.
Jika kanker masih berada pada stadium awal, penderita dapat menjalani pengobatan yang agresif untuk mencapai remisi, seperti kemoterapi, radioterapi, operasi, imunoterapi, dan terapi hormon. Dokter bisa merekomendasikan lebih dari satu jenis pengobatan untuk memberikan hasil yang optimal.
Bagi mereka yang sudah mencapai kondisi remisi, penting untuk tetap melakukan pemeriksaan secara rutin dan menjalani gaya hidup sehat untuk mencegah kanker kambuh. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, seperti sayuran dan buah, menghentikan kebiasaan merokok,menjaga berat badan ideal. Selain itu, membatasi atau menghindari minuman beralkohol, olahraga secara rutin sesuai anjuran dokter, dan mengelola stres dengan baik.
Menurut artikel laman Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kanker tidak dapat sepenuhnya sembuh. Pasien dapat mencapai tahap remisi.
Dekan FKUI sekaligus Dokter Spesialis Penyakit Dalam Prof. Ari Fachrial Syam menjelaskan, remisi adalah kondisi di mana pasien telah menjalani terapi dan evaluasi yang menunjukkan tidak adanya sel kanker di tubuh. Meski demikian, remisi tidak sama dengan sembuh total. Pasien tetap perlu rutin memeriksakan diri dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
Prof. Ari menambahkan, secara psikologis, istilah remisi memberikan pengingat kepada pasien untuk terus melakukan kontrol teratur dan menjalani gaya hidup sehat. Istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak sayur dan buah adalah langkah penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Sayur dan buah mengandung antioksidan yang mampu membantu menetralisir racun dalam tubuh.
Selain itu, stres, baik fisik maupun mental, dapat memperburuk kondisi pasien. Oleh karena itu, menjaga pikiran tetap tenang menjadi salah satu kunci utama. Pemeriksaan rutin sangat penting dilakukan karena pasien yang telah mencapai remisi masih berisiko mengalami kekambuhan.
Prof. Ari menambahkan, jika kondisi kanker sudah mencapai stadium IV dan menunjukkan penyebaran ke organ lain, seperti paru-paru, hati, atau otak, prosesnya akan jauh lebih sulit.
Berdasar informasi dari laman Hello Sehat, tahap remisi kanker dapat berlangsung dalam hitungan bulan hingga beberapa tahun. Durasi ini sangat bergantung pada sejumlah faktor, seperti jenis kanker, stadium penyakit, serta seberapa efektif respons tubuh terhadap pengobatan yang dilakukan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
