Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2024 | 03.26 WIB

7 Manfaat Kesehatan dari Teh Rosella: Si Cantik dengan Rasa Asam Sepat Bak Mirah Delima

Ilustrasi teh rosella kering - Image

Ilustrasi teh rosella kering

JawaPos.com - Rosella adalah salah satu tanaman bunga yang tergabung dalam keluarga Malvaceae dengan nama latin Hibiscus sabdariffa.

Tanaman ini terkenal karena bentuknya yang mirip dengan kuncup mawar. Namun ternyata bunga ini dapat dijadikan teh yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari Rhymba Hills Tea, tanaman ini berasal dari Afrika dan Daerah Karibia, namun sekarang dapat dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis lain seperti India dan Asia Tenggara.

Rosella sudah menjadi tanaman obat selama ratusan tahun. Biasanya digunakan untuk mengobati sakit gigi, infeksi saluran kencing dan demam.

7 Manfaat Kesehatan dari Teh Rosella

Kaya antioksidan

Tanaman hibiscus pada dasarnya kaya akan antioksidan yang dapat membantu tubuh kita terbebaskan dari radikal bebas.

Dalam sebuah penelitian dengan penderita Sindrom Marfan, penderita gangguan jaringan ikatnya, menemukan bahwa ekstrak hibiscus dapat mengurangi stres oksidasi dan meningkatkan tingkat antioksidan pada darah.

Dilansir dari My Blue Tea, antioksidan ini secara umum dapat melindungi hati manusia. Hal ini dapat dilihat dari seberapa pekatnya warna merah pada bunga rosella.

Dapat menurunkan tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi dapat membuat lelah jantung kita yang kemudian membuatnya makin lemah. Maka dari itu, kita akan rentan terhadap penyakit-penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 46 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa teh rosella dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Pada tahun 2008, Asosiasi Jantung Amerika merilis laporan bahwa teh hibiscus dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Memperbaiki jumlah lemak

Tidak hanya menurunkan tekanan darah, teh rosella juga dapat menurunkan lemak yang juga menjadi faktor penyakit jantung.

Pada tahun 2009, sebuah penelitian dilakukan dengan melibatkan 60 orang dengan diabetes. Setelah satu bulan, ditemukan peningkatan pada jumlah kolesterol baik dan penurunan pada kolesterol buruk.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore