
Ilustrasi secangkir kopi. (Pixabay)
JawaPos.com - Berbagai cara dilakukan orang untuk menurunkan berat badan, salah satunya menerapkan puasa intermiten. Mengutip Alodokter, puasa tersebut dilakukan dengan makan seperti biasa selama beberapa hari dalam seminggu dan berpuasa di hari lain.
Saat melakukannya, Anda tidak boleh makan sama sekali dengan jangka waktu tertentu. Atau Anda sekedar mengurangi kalori yang masuk.
Ada tiga metode puasa intermiten yang sering dilakukan yaitu metode protokol Leangains, metode makan-berhenti-makan, dan metode pola makan 5-2. Dalam metode protokol Leangains, Anda tidak boleh makan selama 16 jam sehari. Sementara di metode makan-berhenti-makan, Anda tidak boleh makan selama 24 jam sehari yang dilakukan dua kali seminggu.
Lalu, untuk metode pola makan 5-2, Anda tidak boleh makan lebih dari 500-600 kalori sehari di dua hari yang tidak berurutan dalam satu minggu. Sementara itu, di lima hari lainnya, Anda dapat makan seperti biasa.
Namun, metode protokol Leangains menjadi favorit banyak orang untuk dilakukan. Alasannya, karena paling mudah dilakukan dan bisa diandalkan untuk jangka panjang.
Menurut beberapa riset, puasa intermiten terbukti dapat menurunkan berat badan dan mengurangi peradangan dalam tubuh setelah dilakukan beberapa minggu. Selain manfaat tersebut, puasa intermiten juga dapat memperkuat daya tahan tubuh, metabolisme tubuh meningkat, dan menyehatkan otak.
Bagi yang senang mengonsumsi kopi dan sedang menjalani puasa intermiten, Anda tetap boleh untuk meminumnya. Tapi, kata Ahli Gizi dan kesehatan Barbie Boules, RD. kopi yang diminum haruslah yang bebas lemak dan tidak berkalori.
Kopi yang diminum juga tidak boleh dicampurkan dengan susu sapi, susu gandum, susu almond, atau krimer. "Menambahkan susu dan krimer pada kopi akan makin menambah kalori," kata Roxana Ehsani, RD, seorang ahli gizi di Miami, Florida, melansir Women's Health.
Itu berarti Anda harus menghindari macchiato, latte, flat white, cappucino, dan moka. Pilihan menu kopi terbaik saat menjalani puasa intermiten adalah espresso, Americano, hingga kopi biasa.
Anda juga harus mulai terbiasa untuk minum kopi tanpa gula yang pada dasarnya tidak mengandung kalori. "Jika Anda tidak suka kopi tawar, cobalah untuk menambahkan sedikit kayu manis, pala, kakao, atau pemanis rendah kalori," ujar ahli gizi Keri Gans, RD, penulis The Small Change Diet.
Selain minum kopi tawar, Anda juga boleh minum air putih yang dicampur perasan lemon saat puasa intermiten. Anda juga boleh minum teh tanpa pemanis yang pastinya tidak ada kandungan kalori.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
