
Ilustrasi kemerahan akibat jerawat dan bopeng (Freepik)
JawaPos.com - Jerawat merupakan masalah kulit yang bisa dialami semua usia, khususnya remaja. Penyebabnya sangat beragam dan tergantung jenis kulit masing-masing, setiap orang akan memiliki tipe yang berbeda.
Acne survivor pasti sangat paham, betapa mengganggunya kondisi ini apalagi jika muncul di daerah wajah, seperti pipi, dagu, dan dahi. Jerawat dapat terjadi pada semua anggota tubuh, terutama area dengan kelenjar minyak terbanyak.
Kelenjar sebasea terkadang dikaitkan dengan jerawat karena memiliki peran untuk menghasilkan sebum (minyak) pada kulit.
Dilansir dari laman alodokter.com, ketika memasuki masa pubertas, sebasea memproduksi sebum secara berlebihan. Jika terjadi bersamaan dengan pengelupasan kulit, minyak berlebih akan menjadi penyebab timbulnya jerawat akibat pori-pori yang tersumbat.
Jenis jerawat yang biasa muncul berupa whitehead dan blackhead, tetapi apabila penyumbatan pori-pori disertai dengan masuknya bakteri. Maka, dapat mengakibatkan terjadinya jerawat inflamasi, seperti pustula, nodul, dan kistik.
Sebasea juga bisa menyebabkan beberapa penyakit kulit lain, meliputi:
- Dermatitis seboroik karena infeksi bakteri malassezia dan reaksi sistem imun berlebihan
- Kista sebasea akibat cedera
- Nevus sebaceous
- Karsinoma kelenjar sebasea
- Hiperplasia sebasea
Paparan sinar matahari membuat tubuh rentan berkeringat, sehingga kelenjar minyak lebih banyak memproduksi sebum. Hal ini memicu terjadinya jerawat pada kulit yang terpapar sinar UV secara langsung.
Bagian tubuh yang menjadi tempat paling banyak ditemukan kelenjar sebasea, di antaranya yaitu kulit kepala, wajah, dagu, dahi, serta daerah lipatan.
Namun, ternyata beberapa orang juga mengalami jerawat pada telinga. Adanya sel-sel rambut serta kelenjar yang menghasilkan minyak dan kotoran telinga membuatnya berpotensi untuk memproduksi sebum.
Jika minyak yang diproduksi secara berlebihan bercampur dengan sel kulit mati, kotoran, dan bakteri mampu menyebabkan jerawat pada daun atau dalam telinga.
Berdasarkan informasi yang telah disetujui medis oleh Sarika Ramachandran, MD dikutip pada laman healthline.com, berikut ini beberapa penyebab jerawat di telinga:
- Sering mengorek kuping menggunakan jari
- Penggunaan headphone atau earbud yang jarang dibersihkan
- Ketidakseimbangan hormon
- Stres berkepanjangan
- Pola makan yang tidak sehat
- Kurang menjaga kebersihan telinga
Hal-hal yang menyebabkan jerawat pada wajah dan anggota tubuh lain sebetulnya juga bisa menjadi penyebab munculnya acne di telinga.
Mengingat indra pendengar ini masuk kategori area sensitif, maka harus diperhatikan cara pengobatannya. Kamu bisa mengompresnya dengan air hangat, energi panas yang dihasilkan membantu mengeluarkan nanah ke permukaan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
