Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 03.30 WIB

Tarik Minat Pasien Kanker untuk Berobat di Dalam Negeri, Alat Kesehatan Onkologi Berteknologi Canggih Perlu Hadir

Ilustrasi kanker tulang/ Sumber: freepik.com - Image

Ilustrasi kanker tulang/ Sumber: freepik.com

JawaPos.com – Tidak bisa dipungkiri, kecanggihan alat kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan warga negara Indonesia (WNI) ketika mengobati penyakit kanker ke luar negeri. Untuk itu, rumah sakit (RS) dalam negeri pun perlu meningkatkan layanan lewat alat kesehatan yang lebih canggih.

Salah satunya dilakukan RS Hermina yang menjalin kemitraan strategis dengan United Imaging untuk mengembangkan layanan radio nuklir teranostik guna meningkatkan penanganan kanker di Indonesia. Nantinya, teknologi ini dirancang untuk deteksi dini dan pengobatan kanker yang lebih akurat serta tepat sasaran.

"Kerja sama ini memungkinkan RS Hermina memberikan layanan penanganan kanker yang lebih optimal dan spesifik," ungkap  Wakil Direktur Utama Keuangan dan Strategik PT. Medikaloka Hermina, Yulisar Khiat baru baru ini.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Jusong Xia, Ph.D., President of International Business United Imaging Healthcare, mengungkapkan, pihaknya memang berdedikasi memperkuat infrastruktur layanan Kesehatan Indonesia, khususnya di bidang onkologi. Dengan alat alat kesehaan yang sudah di install di lebih dari 70 negara, United Imaging Healthcare berencana membangun fasilitas manufaktur di Asia Tenggara untuk menyediakan layanan yang lebih baik dan lebih terjangkau.

RS Hermina yang menjalin kemitraan strategis dengan United Imaging untuk mengembangkan layanan radio nuklir teranostik guna meningkatkan penanganan kanker di Indonesia. (IST)

“Teknologi kami hadir untuk mengatasi tantangan dalam layanan kanker di Indonesia. Dengan populasi hampir 280 juta orang, kebutuhan akan teknologi diagnostik seperti PET-CT Digital sangat mendesak,” ungkap Dr. Xia.

Saat ini, banyak pasien Indonesia yang harus mencari pengobatan ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Tentunya ini tidak hanya menambah beban biaya bagi pasien tetapi juga merugikan ekonomi negara.

"Kami ingin mengubah situasi ini dengan menghadirkan teknologi medis terbaik di dalam negeri," kata Dr. Xia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore