JawaPos.com - Influencer kecantikan sekaligus dokter Richard Lee diadukan ke Bareskrim Polri terkait adanya dugaan penyitaan produk Athena oleh BPOM. Richard Lee diadukan oleh Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) pada 30 Agustus 2024 lalu.
Kepala Biro Hukum BPI KPNPA Argha Yudistira menyatakan, pengaduan tersebut berkaitan dengan pemberitaan tentang penyitaan produk kecantikan tidak menaati aturan oleh BPOM yang diduga melibatkan produk Athena Group yang berkaitan dengan Richard Lee.
Yang mendasari BPI KPNPA RI melakukan aduan ke Bareskrim Polri adalah adanya pemberitaan media online yang dimuat pada Kamis, 4 April 2024, pukul 08.23 WIB. Hal itu juga diperkuat dengan adanya pemberitaan media online lainnya yang terbit pada 26 Juni 2024, pukul 17.50.17 WIB.
"Dari dua media tersebut, disebutkan bahwa telah dilakukan penyitaan oleh BPOM terhadap SkinCare sebanyak 2.745 buah yang beretiket biru dan Injeksi DNA Salmon," ujar Argha Yudistira dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9).
Dia juga mengatakan, semua produk yang telah terdaftar BPOM sudah melewati uji klinis dan lolos verifikasi sesuai dengan standar BPOM. Dengan demikian, akan dijamin keamanannya untuk dipakai dan dikonsumsi.
"Sementara ini, kami meragukannya. Terlebih pada produk DNA Salmon. Dimana produk tersebut dijual include dengan jarum suntiknya. Yang harusnya tidak boleh dijual bebas dan dipergunakan tanpa pengawasan dari dokter," katanya.
Argha Yudistira menambahkan, pihaknya khawatir dengan bekas jarum suntik tersebut nantinya didaur ulang dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Jika hal itu terjadi, maka dampaknya akan besar bagi kesehatan masyarakat
"Insiden berisiko menularkan infeksi yang ditransmisikan melalui jarum bekas seperti hepatitis dan juga HIV. Sebelum pengerjaan dengan jarum, seharusnya ada tindakan steril area dulu, seperti diusap dengan kapas alkohol," tegas Argha.
Sementara itu, Richard Lee membantah produk kecantikannya disita oleh BPOM. Dia menyebut, kabar tersebut tidak benar sama sekali alias kabar yang beredar memuat informasi hoaks.
"Produk saya tidak pernah disita oleh BPOM. Bahkan tahun ini saya banyak kerja sama dengan BPOM," ujar dokter Richard Lee dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya.