
Ilustrasi batuk terlalu sering jadi salah satu gejala bronkitis kronis. (Sumber foto: Freepik)
JawaPos.com - Meskipun batuk saat hamil jarang menimbulkan masalah serius, kondisi ini bisa menimbulkan kekhawatiran. Batuk selama kehamilan sering kali mengganggu tidur di malam hari dan membuat ibu merasa tidak nyaman.
Namun, batuk juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan lain, terutama jika berkepanjangan atau disertai gejala lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gejala batuk dengan seksama.
Ibu hamil juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat batuk, karena beberapa obat dapat berdampak pada kesehatan janin. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat batuk untuk memastikan keamanan ibu dan janin.
Selain obat, dilansir dari Halodoc, ada beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk meredakan batuk selama kehamilan. Simak penjelasannya berikut ini:
1. Banyak istirahat
Cara meredakan batuk saat hamil paling baik, yaitu memperbanyak waktu istirahat. Sebaiknya, bumil banyak-banyak beristirahat dan jangan terlalu lelah saat sedang batuk.
Dengan beristirahat, tubuh dapat membangun sistem kekebalan tubuhnya supaya lebih kuat. Hindari tidur larut malam atau begadang yang justru bisa menurunkan daya tahan tubuh.
Pastikan ibu tidur cukup minimal 7-9 jam setiap malam. Jika aktivitas sedang padat, jangan sungkan untuk meminta bantuan orang lain supaya pekerjaan ibu terasa ringan.
Ibu juga bisa mengonsumsi obat batuk yang aman untuk ibu hamil.
2. Pastikan tubuh terhidrasi
Hidrasi penting saat ibu mengalami batuk. Jadi, cara meredakan batuk saat hamil dengan alami, yaitu minum air putih.
Air putih adalah pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh. Ketika tubuh cukup terhidrasi, tenggorokan pun menjadi lebih lembap yang otomatis mengurangi frekuensi batuk. Sebenarnya, manfaat hidrasi untuk ibu hamil lebih dari itu.
Hidrasi juga menunjang pertumbuhan janin dengan menjaga produksi cairan ketuban dan sirkulasi darah yang dibutuhkan oleh janin. Selain minum air putih, ibu bisa mencoba air lemon yang dicampur dengan madu untuk menenangkan tenggorokan yang gatal.
3. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Makanan juga berperan penting dalam penyembuhan batuk. Beberapa makanan pun mengandung antivirus dan antibakteri alami yang bisa melawan virus maupun bakteri penyebab batuk.
