Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Agustus 2024 | 03.11 WIB

Manakah yang Lebih Bermanfaat, Bawang Dikonsumsi Mentah atau Dimasak? Berikut Penjelasannya

Ilustrasi bawang merah. (Pexels/MART PRODUCTION) - Image

Ilustrasi bawang merah. (Pexels/MART PRODUCTION)

JawaPos.com - Bawang merupakan bahan masakan yang sering ditemukan di hidangan anda. Selain membuat rasa makanan menjadi nikmat, bawang juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Kandungan vitamin C pada bawang membuat kekebalan tubuh meningkat. Selain itu, bumbu makan ini juga dapat memperlancar penyerapan zat besi dan membantu produksi kolagen untuk kesehatan kulit.

Dalam sebuah penelitian, bawang termasuk sayuran allium yang mengandung senyawa flavanol dan organosulfur. Kedua senyawa tersebut dapat menghambat perkembangan kanker.

Mengonsumsi sayuran allium menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Asia-Pacific Journal of Clinical Oncology dapat mengurangi risiko kanker kolekteral. Selain itu, ada senyawa quercetin dan sulfur organik yang diketahui bisa meningkatkan produksi insulin bagi penderita diabetes.

Terdapat dua cara dalam mengonsumsi bawang yaitu dengan dimasak dan dimakan mentah. Menurut Dr. Soumita Biswas yang merupakan Kepala Ahli Gizi di Rumah Sakit Aster RV, Bengaluru, mengatakan bahwa bahan rempah ini lebih bermanfaat jika dimakan mentah.

Dilansir Only my health, dengan mengonsumsi bawang mentah anda bisa mendapatkan senyawa sulfur yang maksimal. Sementara jika dimasak, nutrisi yang ada di dalamnya akan hilang selama proses tersebut.

Ketika memotong dan mengiris bawang anda akan mengalami respon enzimatik dan menyebabkan terbentuknya senyawa sulfur. Senyawa tersebut bermanfaat untuk memecah gumpalan darah, mengurangi risiko stroke, mencegah penyakit jantung, dan menurunkan kadar gula darah.

Sementara itu, jika menyukai untuk memasak bawang anda akan tetap mendapatkan manfaatnya. Dilansir editorji, bawang yang digoreng berguna untuk memperkuat tulang dan gigi karena terdapat kandungan kalsium.

Jika bawang dimasak akan membantu racun dalam tubuh menjadi terbuang. Kandungan anti-inflamasinya bermanfaat untuk meredakan pembengkakan. Selain itu, masalah pencernaan juga dapat teratasi salah satunya adalah sembelit.

Memiliki kandungan kalori tinggi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan saat mengkonsumsi bawang goreng. Lalu, vitamin yang terkandung dapat hilang dan disarankan untuk memasaknya memakai minyak rendah lemak.

Namun, memakan bawang mentah terlalu berlebihan akan menyebabkan sakit maag, bau mulut, kembung, hingga risiko pendarahan yang disebabkan karena sifat antikoagulan. Sebenarnya, bawang dapat dikonsumsi dengan cara apapun dan tetap bermanfaat bagi tubuh Anda.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore