Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2024 | 05.53 WIB

Ratusan Ribu Orang Meninggal karena Jantung Koroner, Penting Rutin Ukur Tekanan Darah

Ilustrasi pentingnya cek tekanan darah secara rutin cegah penyakit jantung dan pembuluh darah. (Istimewa) - Image

Ilustrasi pentingnya cek tekanan darah secara rutin cegah penyakit jantung dan pembuluh darah. (Istimewa)

JawaPos.com–Menurut data Institute for Health Matrics and Evaluation, kematian akibat penyakit kardiovaskular di Indonesia mencapai 651.481 orang per tahun. Yang terdiri atas stroke 331.349 kematian, penyakit jantung koroner 245.343 kematian, penyakit jantung hipertensi 50.620 kematian, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Ketua PDUI Jawa Timur Dr Ade Armada Sutedja menuturkan, penting untuk membangun kesadaran atau awareness pada masyarakat terkait pentingnya melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin. Hal itu sangat membantu dalam pencegahan dan pengendalian penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah atau penyakit kardiovaskular.

”Penting sekali untuk mengetahui dan mengukur kondisi tekanan darah kita. Hal itu membantu mencegah dan mengendalikan penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah,” tutur Ade Armada Sutedja ditemui saat pembukaan OMRON Experience Center di Surabaya.

Dokter Ade menyebutkan, pencegahan dan penanganan penyakit kardiovaskular masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Tidak terkecuali di Surabaya.

Menurut data Institute for Health Matrics and Evaluation, kematian akibat penyakit kardiovaskular di Indonesia mencapai 651.481 orang per tahun. Angka itu terdiri atas stroke 331.349 kematian, penyakit jantung koroner 245.343 kematian, penyakit jantung hipertensi 50.620 kematian, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyatakan bahwa biaya penanganan penyakit jantung selama 2023 mencapai Rp 23,52 triliun dengan jumlah kasus sebanyak 20,04 juta.

Dokter Ade mengungkapkan, langkah sederhana seperti mengukur tekanan darah secara rutin dapat membantu menurunkan risiko hipertensi, stroke, dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya.

Direktur OMRON Healthcare Indonesia Tomoaki Watanabe mengatakan, hasil riset internal OMRON pada November 2021 hingga Oktober 2022, menunjukkan bahwa mengukur tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko stroke hingga 54 persen. Selain di Surabaya, OMRON Experience Center juga ada di Medan, Palembang, dan Makassar.

”Hal ini menunjukkan komitmen OMRON untuk meningkatkan jangkauan perangkat kesehatan, serta menjawab tingginya minat masyarakat terhadap alat tensi digital. Hal ini merupakan kontribusi OMRON dalam mempromosikan pentingnya monitoring tekanan darah dan EKG di rumah. Tentunya untuk membantu menurunkan prevalensi penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya di Indonesia,” jelas Tomoaki.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore