Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 01.54 WIB

Wajib Diperhatikan Sebelum Membeli, Kenali 7 Perbedaan Saffron Original dan Palsu

Saffron original memiliki aroma yang kuat dan menyengat. (Freepik) - Image

Saffron original memiliki aroma yang kuat dan menyengat. (Freepik)

JawaPos.com - Saffron merupakan rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah. Rempah itu berasal dari bunga Crocus sativus dan menjadi salah satu rempah termahal di dunia, karena cara tanam dan panennya yang rumit.

Saffron dengan kualitas baik bisa berharga sekitar USD 5.000 untuk 450 gram atau setara dengan Rp 80 jutaan.

Meski harganya mahal, saffron adalah rempah yang memiliki banyak peminat. Selain karena aromanya yang kuat dan dapat memperkuat cita rasa masakan, saffron juga disebut-sebut memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.

Banyaknya manfaat saffron, membuat banyak pihak tertarik untuk mendapatkan saffron original bukan yang palsu. Mengapa begitu?

Ternyata banyaknya minat terhadap saffron membuat beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab menjual saffron palsu atau saffron oplos. "Wajar" apabila banyak yang memalsukan dikarenakan harga saffron asli sangatlah fantastis.

Yang tidak wajar adalah oknum yang tidak bertanggung jawab menjual saffron palsu nya dengan harga yang mahal. Padahal sangat disayangkan jika mereka membeli saffron palsu, mereka tidak akan mendapatkan manfaat dari saffron itu sendiri.

Untuk itu berikut yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli saffron. Tujuannya adalah agar Anda mendapatkan saffron yang berkualitas baik dan juga tidak terkecoh dengan yang palsu atau oplos.

1. Warna

Saffron original seharusnya memiliki warna merah jingga yang kuat dan pekat. Sedangkan saffron yang palsu biasanya berwarna pucat dan kuning.

2. Aroma

Saffron original memiliki aroma yang khas, kuat dan menyengat. Namun jika saffron yang Anda beli aromanya sedikit atau bahkan tidak ada, kemungkinan saffron yang Anda beli adalah palsu.

3. Rasa

Saffron yang original memiliki rasa pahit manis yang kuat. Jika tidak memiliki rasa atau hambar, kemungkinan besar itu palsu.

4. Penampakan

Benang saffron berbentuk seperti terompet. Jika benang tidak menonjol di salah satu ujungnya, berarti itu palsu. Jika Anda menggosok saffron original dengan jari, maka kulit Anda akan berubah menjadi kuning atau oranye.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore