Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juli 2024 | 00.10 WIB

Pepaya Ternyata Lebih Baik daripada Wortel untuk Kesehatan Mata, Kenali 6 Manfaat Orang Suka Makan Pepaya

Ilustrasi- Pepaya, bermanfaat. (jcomp-freepik) - Image

Ilustrasi- Pepaya, bermanfaat. (jcomp-freepik)

JawaPos.com - Selama ini, buah pepaya hanya dikenal sebagai buah yang bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan hingga sembelit. Faktanya, buah ini memiliki manfaat lain yang lebih besar, terutama untuk kesehatan mata.

Saat membaca ini, pasti otak Anda otomatis bertanya. "Bukankah wortel yang paling baik untuk mata?" Nah, faktanya ternyata tidak begitu.
 
Buah pepaya justru terbukti lebih punya manfaat tinggi dibanding wortel untuk kesehatan mata. Meskipun tentu wortel juga punya manfaat untuk hal tersebut. 
 
Tak hanya untuk masalah kesehatan mata dan gangguan pencernaan, berikut adalah 6 manfaat jika Anda mengonsumsi buah pepaya, dikutip dari Health, Minggu (28/7).
 
 
1. Melindungi dari Beberapa Jenis Kanker
 
Pepaya kaya akan likopen, pigmen yang disebut karotenoid (berkaitan dengan beta-karoten) yang memberi warna merah pada buah dan sayuran. Likopen inilah yang memiliki antioksidan dengan beberapa khasiat antikanker. Likopen dapat mengurangi risiko kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor.
 
Misalnya, satu penelitian lama menemukan bahwa likopen mungkin berperan dalam mengurangi kanker prostat.
 
Penelitian lain menemukan bahwa perempuan dengan riwayat keluarga kanker payudara yang mengonsumsi 205 miligram (mg) vitamin C dari makanan setiap hari memiliki risiko kanker payudara 63% lebih rendah jika dibandingkan dengan wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara yang hanya mendapatkan sekitar 70 mg vitamin C setiap hari. Dan pepaya memiliki banyak vitamin C.
 
2. Memperlambat Perkembangan Penyakit Alzheimer
 
Penyakit Alzheimer merupakan kelainan neurodegeneratif yang paling umum. Penyakit ini sering kali dikaitkan dengan stres oksidatif yang terjadi ketika jumlah radikal bebas melebihi antioksidan dalam tubuh. 
 
Radikal bebas sendiri merupakan molekul tidak stabil yang dapat merusak sel, termasuk sel otak. Untuk mengatasi efek ini, para peneliti mempelajari penggunaan bubuk pepaya yang difermentasi untuk memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.
 
Penelitian menunjukkan bahwa bubuk pepaya dapat menangkal efek stres oksidatif dan memperlambat perkembangan penyakit. Setelah mengonsumsi bubuk tersebut selama enam bulan, peserta penelitian mengalami penurunan 40% pada biomarker yang menunjukkan kerusakan oksidatif.
 
3. Meningkatkan Kesehatan Usus
 
 
Pepaya mengandung banyak serat. Hal ini dapat membantu melancarkan pencernaan dan menimbulkan rasa kenyang yang mengurangi keinginan makan berlebihan. 
 
Serat tambahan menambah volume tinja dan membantu mencegah wasir dan penyakit divertikular (kondisi gastrointestinal). Penelitian telah menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu.
 
4. Meningkatkan Fungsi Kekebalan Tubuh
 
Vitamin C dalam payapa juga mendukung kesehatan kekebalan tubuh. Ingat, asupan vitamin C penting untuk kesehatan kekebalan tubuh. 
 
Sebab, Vitamin C dapat membantu melawan penyakit dan infeksi, serta dapat membantu penyembuhan luka.
 
Diketahui bahwa satu cangkir pepaya mengandung 88,3 mg vitamin C—jumlah yang membantu Anda mencapai (atau hampir mencapai) kebutuhan vitamin C harian Anda. Rekomendasi Nilai Harian (DV) adalah 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.
 
5. Melindungi Penglihatan dan Kesehatan Mata
 
 
Seperti yang sebelumnya dibahas, kebanyakan orang menganggap wortel sebagai sumber beta-karoten dan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Namun, pepaya merupakan sumber yang lebih baik. 
 
Pepaya memiliki tiga kali lebih banyak beta karoten yang dapat diserap tubuh dibandingkan wortel dan tomat.
 
Ini penting untuk penglihatan dan kesehatan mata, terutama karena beta-karoten dapat membantu memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (bentuk paling umum dari kehilangan penglihatan pada orang dewasa yang lebih tua).
 
6. Mengurangi Peradangan
 
Studi terkini menunjukkan bahwa ekstrak pepaya dapat melindungi tubuh dari peradangan, penuaan, dan penyakit kronis dengan melindungi tubuh dari stres oksidatif.
 
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanan penggunaan ekstrak pepaya untuk mengatasi kondisi medis.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore