Minyak Kelapa (DesignUni-Freepik)
JawaPos.com - Kelapa telah menjadi makanan yang berharga di wilayah tropis selama ribuan tahun. Secara tradisional, kelapa dikonsumsi sebagai air kelapa, daging kelapa, atau santan.
Baru-baru ini, minyak kelapa menjadi sangat populer, terutama di kalangan selebriti, blogger, dan penggemar kesehatan.
Namun, bagaimana klaim kesehatan tentang minyak kelapa bertahan di bawah tinjauan ilmiah?
Dilansir dari sciencealert.com, berikut lima klaim populer manfaat kesehatan minyak kelapa yang terbongkar oleh penelitian:
1. Minyak Kelapa dan Penurunan Berat Badan
Banyak sumber online mengklaim bahwa minyak kelapa dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi bukti ilmiah tidak mendukung hal ini.
Klaim ini sering kali menyamakan minyak kelapa dengan MCT (trigliserida rantai menengah), produk semi-sintetis yang dirancang untuk penggunaan medis. Berbeda dengan sebagian besar lemak, MCT diserap langsung ke dalam hati dan dapat digunakan lebih cepat untuk energi, yang mungkin membantu menurunkan berat badan.
Namun, minyak kelapa terutama yang mengandung asam laurat, dimetabolisme dengan cara berbeda dan tidak memiliki efek yang sama dengan MCT. Jadi, manfaat yang terlihat pada MCT tidak dapat diterapkan pada minyak kelapa.
2. Minyak Kelapa dan Penyakit Jantung
Klaim bahwa minyak kelapa mengurangi risiko penyakit jantung tidak didukung oleh studi ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) lebih banyak daripada minyak nabati lainnya seperti minyak jagung atau safflower, meskipun sedikit lebih baik daripada mentega.
Diet tradisional yang tinggi kelapa, seperti yang diterapkan oleh penduduk Kepulauan Pasifik, menunjukkan tingkat penyakit jantung yang rendah, tetapi diet ini juga rendah lemak dan makanan olahan.
Diet modern, bahkan dengan konsumsi kelapa yang tinggi, tidak menawarkan efek perlindungan yang sama bahkan diet modern tinggi kelapa dikaitkan dengan tingkat obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2 yang tinggi.
3. Sifat Antimikroba Minyak Kelapa
Beberapa klaim menyatakan minyak kelapa dapat membunuh bakteri, virus, dan jamur karena kandungan monolaurin, senyawa yang berasal dari asam laurat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
