Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 April 2024 | 22.29 WIB

Bolehkah Makan Daging Setiap Hari? Simak Aturan dan Efeknya Menurut Penjelasan Dokter

Ilustrasi orang sedang makan daging. - Image

Ilustrasi orang sedang makan daging.

JawaPos.com - Daging telah menjadi bagian penting dari pola makan manusia sejak zaman prasejarah. Tetapi dengan munculnya berbagai tren diet yang beragam, salah satunya adalah diet karnivora yang mengatur pola makan hanya dengan makan daging saja setiap hari saat menjalani diet tersebut.

Sebagian orang mungkin memilih untuk mengonsumsi daging setiap hari karena kebutuhan nutrisi tertentu atau preferensi pribadi mereka. Namun, apakah aman untuk kesehatan tubuh kita jika makan daging setiap hari? Sebelum kita mengambil keputusan tentang seberapa sering kita harus mengonsumsi daging, penting bagi kita untuk memahami pandangan para dokter dan ilmuwan tentang hal ini.

Dilansir dari kanal YouTube SB30 Health, dr. Hans Kristian Pranoto, CSN, PN1 selaku Nutritionis menjelaskan hal yang berkaitan dengan makan daging setiao hari ini. Pada awal video nya dr. Hans membahas tentang dampak dari makan daging setiap hari ini, dimana konteksnya adalah disini mengkonsumsi daging hewani bukan daging sintetis.

Diet hanya makan daging saja atau yang sering dikenal adalah diet karnivor disini maksudnya tanpa mengkonsumsi makanan yang lain, seperti sayuran, buah, nasi, roti, mie dan lainnya jadi konsep utamanya adalah makan daging hewannya saja pada setiap harinya.

Dokter Hans menjelaskan bahwa diet karnivor ini sehat atau tidaknya tergantung dengan kondisi kesehatan masing-masing, semua kembali ke bagaimana kondisi pencernaan, kondisi liver/hati, dan kondisi ginjal seseorang.

“Contoh untuk pasien yang memiliki masalah SIMBO (Small Intenstinal Bacterial Overgrowth) atau punya masalah IBS (Irritable Bowel Syndrome), itu biasanya saya sarankan untuk melakukan diet karnivor ini karena ini bisa mengkoreksi kondisi kesehatan mereka” Ungkap dr. Hans.

Akan tetapi, untuk yang memiliki masalah kesehatan lambung, seperti dispepsia atau GERD, kemudian masalah CKD (Chronic Kidney Disease) dimana sudah punya masalah gagal ginjal maka tidak disarankan untuk melakukan diet karnivor atau makan daging saja setiap hari. Lalu tergantung durasinya, berapa lama Anda melakukan diet karnivor ini. Jika dilakukan selama jangka pendek, dimana melakukan diet dalam waktu <3 bulan, tidak masalah biasanya dr. Hans menyarankan untuk melakukan perbaikan-perbaikan nutrisi terlebih dahulu.

Terutama untuk seseorang yang punya masalah SIBO atau IBS, disarankan untuk melakukan diet karnivor dalam waktu mungkin satu, dua atau maksimal 3 bulan, biasanya kondisi kesehatannya akan terkoreksi. Setelahnya, pelan-pelan kembali mengkonsumsi sayuran dan serat lagi.

Kemudian terdapat cara melakukan yang benar mengenai diet karnivor atau makan daging setiap hari menurut aturan yang dijelaskan oleh dr. Hans, berikut aturan yang harus diperhatikan:

1. Jauhi Daging Olahan

Mungkin bagi sebagian besar orang ketika mendengar diet karnivor ini, akan terpikirkan bahwa enak bisa memakan daging olahan seperti beef bacon, nugget, sosis, burger, smoke beef, dan lainnya. Padahal daging-daging olahan seperti itu, karena proses pengolahan yang kurang sehat akan membuat kondisi kesehatan juga turut tidak membaik.

Kalau Anda merasa selama ini biasa saja, atau malah menjadi lebih baik itu karena Anda mengurangi makanan tertentu mungkin seperti dessert, cake, minuman tinggi gula, jika kalian mengurangi hal-hal ini maka tentunya akan terjadi perbaikan dalam tubuh. Namun, kalau kalian tetap mengkonsumsi makanan yang highly processed food atau daging-daging olahan, tentunya tidak lebih baik.

2. Suplementasi

Melakukan diet karnivor atau makan daging saja setiap harinya harus berada di bawah pengawasan dokter atau nutrisionis. Jika Anda melakukan diet karnivor ini hanya ikut-ikutan saja atau baca-baca dari google saja, jangan heran kalau nanti saat cek darah akan banyak rapor merahnya, itu karena Anda tidak paham bagaimana melakukan diet karnivor yang baik dan benar. Jika tidak mengkonsumsi suplemen dan mengikuti arahan dari dokter atau nutrisionis, maka terdapat resiko akan terjadi defisien.

Defisien atau kekurangan adalah efek yang timbul akibat melakukan diet karnivor, hal ini berkaitan dengan durasi masa diet, jika dilakukan dalam jangka panjang atau >3 bulan, terdapat resiko akan kekurangan serat fiber yang memiliki manfaat untuk menjaga kadar gula darah supaya stabil, kemudian menjaga profil kolesterol supaya tetap seimbang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore