
Ilustrasi Vitamin B12. Vitamin B12 adalah salah satu jenis vitamin yang sangat penting bagi tubuh.
JawaPos.com – Vitamin B12 adalah salah satu jenis vitamin yang sangat penting bagi tubuh. Vitamin ini berperan dalam pembentukan DNA, produksi sel darah merah, fungsi sistem saraf, dan pembelahan sel.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, baik fisik, neurologis, maupun psikologis. Artikel ini akan menjelaskan apa saja efek kekurangan vitamin B12 bagi kesehatan, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya.
Efek Kekurangan Vitamin B12 bagi Kesehatan
Dilansir dari laman Healthline, Kamis (22/2), kekurangan vitamin B12 dapat menimbulkan gejala-gejala yang bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan lama kekurangannya. Gejala-gejala tersebut meliputi:
- Perasaan lemah, lelah, atau pucat.
- Nafsu makan berkurang dan penurunan berat badan.
- Sakit pada mulut atau lidah, ulseratif, atau perasaan terbakar.
- Kulit menguning atau memucat akibat penumpukan bilirubin dalam darah.
- Mati rasa, kesemutan, atau rasa terbakar di tangan dan kaki.
- Gangguan penglihatan, seperti kabur, ganda, atau sensitif terhadap cahaya.
- Kesulitan mengingat, berkonsentrasi, atau berpikir jernih.
- Mudah bingung, tersinggung, atau depresi.
- Kesulitan berjalan, berbicara, atau menjaga keseimbangan.
- Detak jantung tidak teratur atau sesak napas.
Gejala-gejala ini disebabkan oleh gangguan dalam pembentukan sel darah merah, kerusakan sistem saraf, dan gangguan metabolisme. Jika tidak ditangani, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
- Anemia pernisiosa, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah normal, sehingga menyebabkan kurangnya oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh. Anemia pernisiosa dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan infeksi.
- Kerusakan saraf permanen, yaitu kondisi di mana saraf-saraf yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Kerusakan saraf permanen dapat menyebabkan kelumpuhan, inkontinensia, impotensi, dan gangguan mental.
- Demensia, yaitu kondisi di mana fungsi kognitif, seperti memori, berpikir, dan bahasa, mengalami penurunan yang signifikan. Demensia dapat disebabkan oleh kerusakan otak akibat kekurangan vitamin B12.
Penyebab Kekurangan Vitamin B12
Kekurangan vitamin B12 dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain:
- Pola makan yang tidak seimbang, terutama bagi orang yang vegetarian atau vegan, yang tidak mengonsumsi makanan hewani yang merupakan sumber utama vitamin B12, seperti daging, telur, susu, dan keju.
- Gangguan penyerapan, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat menyerap vitamin B12 dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
Gastritis, yaitu peradangan pada lapisan lambung, yang menyebabkan berkurangnya asam klorida yang diperlukan untuk memecah vitamin B12.
Penyakit autoimun, yaitu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sendiri, termasuk sel-sel yang menghasilkan faktor intrinsik, yaitu protein yang membantu penyerapan vitamin B12 di usus halus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
