
Ilustrasi vitamin B12.
JawaPos.com – Vitamin B12 atau kobalamin adalah salah satu jenis vitamin yang penting untuk kesehatan tubuh. Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan memproduksi DNA.
Kebutuhan vitamin B12 harian untuk orang dewasa adalah sekitar 2,4 mikrogram (mcg). Namun, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kebutuhan vitamin B12, seperti kehamilan, menyusui, penyakit Crohn, penyakit Celiac, kanker, infeksi HIV, atau malnutrisi.
Orang-orang yang mengalami kondisi tersebut mungkin memerlukan suplemen vitamin B12 untuk mencegah defisiensi.
Namun, apakah mengonsumsi vitamin B12 dalam jumlah yang berlebihan aman untuk tubuh? Menurut laman Healthline, Selasa (20/2), vitamin B12 tergolong vitamin yang larut dalam air, sehingga kelebihannya akan dikeluarkan melalui urine.
Oleh karena itu, vitamin B12 jarang menyebabkan efek samping yang serius. Namun, ada beberapa risiko yang mungkin terjadi jika mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis yang sangat tinggi, yaitu:
1. Masalah pada Kardiovaskular
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2013, mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis lebih dari 55 mcg per hari dapat meningkatkan kadar homosistein dalam darah. Homosistein adalah asam amino yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, vitamin B12 juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati penyakit kardiovaskular, seperti nitrat, beta-blocker, dan antihipertensi.
Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B12 jika Anda memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau sedang menggunakan obat-obatan tersebut.
2. Masalah Kulit
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau iritasi kulit akibat mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis tinggi. Gejala yang mungkin timbul antara lain gatal-gatal, ruam, kemerahan, jerawat, atau jerawat rosacea.
Jerawat rosacea adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah, benjolan, atau pembuluh darah yang terlihat di wajah.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2018, ada hubungan antara kadar vitamin B12 yang tinggi dengan peningkatan risiko jerawat rosacea. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera hentikan penggunaan suplemen vitamin B12 dan hubungi dokter.
3. Masalah Pencernaan
Mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare, atau sakit perut. Hal ini mungkin terjadi karena vitamin B12 dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus yang berperan dalam mencerna makanan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
