Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Februari 2024 | 17.36 WIB

Waspadai 7 Bahaya Kelebihan Vitamin B12 yang Jarang Diketahui Menurut Ahli, Jangan Sembarangan Konsumsi!

Ilustrasi vitamin B12. - Image

Ilustrasi vitamin B12.

JawaPos.com – Vitamin B12 atau kobalamin adalah salah satu jenis vitamin yang penting untuk kesehatan tubuh. Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan memproduksi DNA.

Kebutuhan vitamin B12 harian untuk orang dewasa adalah sekitar 2,4 mikrogram (mcg). Namun, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kebutuhan vitamin B12, seperti kehamilan, menyusui, penyakit Crohn, penyakit Celiac, kanker, infeksi HIV, atau malnutrisi.

Orang-orang yang mengalami kondisi tersebut mungkin memerlukan suplemen vitamin B12 untuk mencegah defisiensi.

Namun, apakah mengonsumsi vitamin B12 dalam jumlah yang berlebihan aman untuk tubuh? Menurut laman Healthline, Selasa (20/2), vitamin B12 tergolong vitamin yang larut dalam air, sehingga kelebihannya akan dikeluarkan melalui urine.

Oleh karena itu, vitamin B12 jarang menyebabkan efek samping yang serius. Namun, ada beberapa risiko yang mungkin terjadi jika mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis yang sangat tinggi, yaitu:

1. Masalah pada Kardiovaskular

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2013, mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis lebih dari 55 mcg per hari dapat meningkatkan kadar homosistein dalam darah. Homosistein adalah asam amino yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, vitamin B12 juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati penyakit kardiovaskular, seperti nitrat, beta-blocker, dan antihipertensi.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B12 jika Anda memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau sedang menggunakan obat-obatan tersebut.

2. Masalah Kulit

Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau iritasi kulit akibat mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis tinggi. Gejala yang mungkin timbul antara lain gatal-gatal, ruam, kemerahan, jerawat, atau jerawat rosacea.

Jerawat rosacea adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah, benjolan, atau pembuluh darah yang terlihat di wajah.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2018, ada hubungan antara kadar vitamin B12 yang tinggi dengan peningkatan risiko jerawat rosacea. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera hentikan penggunaan suplemen vitamin B12 dan hubungi dokter.

3. Masalah Pencernaan

Mengonsumsi vitamin B12 dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare, atau sakit perut. Hal ini mungkin terjadi karena vitamin B12 dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus yang berperan dalam mencerna makanan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore