Batas harian konsumsi gula, garam dan lemak. (WHO/emro.who.int)
JawaPos.com–Ahli penyakit dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Dr. Ari F. Syam imbau masyarakat hati-hati terhadap potensi penyakit kronis pasca Lebaran yang berkaitan dengan pola makan.
Menurut dia, pasca Lebaran sering kali muncul kekambuhan penyakit kronis karena konsumsi makanan dan minuman yang kaya lemak, gula, dan garam. Makanan yang biasanya disajikan cenderung tinggi lemak, seperti hidangan berbahan dasar santan yang memiliki kandungan lemak jenuh tinggi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.
”Minuman kaleng dan bersoda yang sering tersedia juga menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan, terutama bagi individu yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hiperkolesterol, atau asam urat tinggi,” tutur Ari F. Syam seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat selama periode itu dapat meningkatkan risiko kekambuhan penyakit atau bahkan komplikasi yang lebih serius. Selain itu, pasien yang telah berhasil menurunkan berat badan selama Ramadan mungkin mengalami peningkatan berat badan setelah Lebaran, terutama jika tidak mengontrol pola makan dengan baik.
Hal itu lanjut Ari F. Syam, bisa menjadi perhatian utama karena peningkatan berat badan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dan masalah kesehatan lain. Dia mengamati banyak pasien yang mengunjungi unit gawat darurat rumah sakit setelah Lebaran karena gejala diare dan kekambuhan penyakit kronis.
”Seperti hipertensi, stroke, serangan jantung, dan masalah gula darah yang tidak terkontrol. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan pola makan dan gaya hidup selama periode ini dapat memberikan dampak signifikan pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” papar Ari F. Syam.
Baca Juga: Tingkat Infertilitas di Indonesia Capai 10-15 Persen, Kenali Pentingnya Scoring untuk Pasangan Muda
Untuk mengatasi potensi risiko itu, dia menyarankan masyarakat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Salah satunya dengan memperhatikan pola makan sehari-hari, membatasi konsumsi makanan dan minuman yang tinggi lemak, gula, dan garam, serta meningkatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi.
”Di samping itu, mengurangi konsumsi minuman bersoda, minuman berenergi, dan minuman manis lain juga merupakan langkah yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan,” terang Ari F. Syam.
Selain itu, dia menambahkan, memperbanyak konsumsi air putih dan minuman yang rendah kalori dapat membantu menjaga hidrasi dan mendukung fungsi tubuh yang optimal. Dr. Ari juga menyarankan untuk memperhatikan jumlah porsi dan frekuensi makan, serta memilih camilan yang lebih sehat dan rendah kalori untuk menghindari peningkatan berat badan yang tidak diinginkan.
”Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng dan makanan cepat saji juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis. Selain itu, menjaga pola tidur yang teratur dan cukup juga penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan,” ujar Ari F. Syam.
Dia menjelaskan, tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga keseimbangan hormonal, yang merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit dan menjaga kesehatan jangka panjang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
