Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 September 2022 | 01.10 WIB

Kompres untuk Demam Pakai Air Hangat atau Dingin? Begini Kata Dokter

ANTARA/Shutterstock/Petrovich Nataliya) - Image

ANTARA/Shutterstock/Petrovich Nataliya)

JawaPos.com-Mengompres adalah salah satu cara untuk menurunkan panas saat seseorang mengalami demam. Namun, manakah yang tepat, menggunakan air hangat atau dingin?

Dokter spesialis anak dr. Devie Kristiani, Sp.A, mengatakan kompres adalah alternatif untuk menurunkan panas selain obat. Namun, menurut dr. Devie, saat melakukan kompres lebih baik menggunakan air hangat.

"Kalau demam, yang betul adalah kompres air hangat karena pori-pori di permukaan kulit akan membuka dan pembuluh darah akan melebar mengeluarkan panasnya," ujar dr. Devi dalam diskusi media secara daring "Lifebouy X Halodoc" di Jakarta, Kamis (1/9).

Dia menjelaskan mengkompres menggunakan air dingin hanya akan menutup pori dan membuat pembuluh darah menyempit. "Air dingin bikin pembuluh darah menyempit dan pori-pori nutup, ini yang akan menambah suhu tubuh makin panas di dalam," katanya.

dr Devie juga mengatakan pengobatan mandiri atau swamedikasi di rumah boleh dilakukan asal tidak salah dalam memilih obat, apalagi jika obat-obatan tersebut membutuhkan resep dokter. "Yang penting pemilihan obatnya, apalagi memberi antibiotik tanpa resep. Bila kondisi tidak membaik dalam dua hari, harus cari tahu ke tenaga medis," urainya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore