Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Agustus 2022 | 18.23 WIB

Semprotan Nasal Efektif Cegah Covid-19 yang Menempel di Rongga Hidung

Ilustrasi semprotan untuk rongga hidung untuk mencegah Covid-19. Pixabay - Image

Ilustrasi semprotan untuk rongga hidung untuk mencegah Covid-19. Pixabay

JawaPos.com - Mencegah lebih baik daripada mengobati. Salah satu mencegah Covid-19 adalah dengan alat semprot di saluran napas atau spray nasal yang kini sudah diakui lewat jurnal penelitian internasional. Spray nasal bisa mengusir Covid-19 yang menempel di rongga hidung sebelum menyebar ke seluruh tubuh.

Hasil penelitian internasionsl yang diterbitkan oleh jurnal kesehatan terkemuka di dunia The Lancet Global Health menyimpulkan bahwa Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) efektif membantu menangkal berkembangnya virus Covid-19 di saluran pernafasan atas. Hal itu diungkapkan oleh laporan Enovid Nose Sanitizer yang dikembangkan oleh SaNOtize, dari Kanada.

Formula Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) diklaim mampu membunuh berbagai virus termasuk Covid-19 di saluran pernapasan atas, mencegah penyebaran virus ke paru-paru yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Hal ini diakui oleh jurnal kesehatan terkemuka di dunia The Lancet Global Health, jurnal yang merupakan sumber referensi pengetahuan seputar kesehatan global yang terpercaya secara internasional.

Enovid telah melalui uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tergolong sebagai kelompok berisiko mengalami peningkatan penyakit, tidak divaksinasi, berusia di atas 45 tahun, dan memiliki satu atau lebih penyakit penyerta (komorbid). Hasilnya, Enovid dapat membunuh virus di rongga hidung sebanyak 93,7 persen dalam waktu 24 jam dan 99 persen dalam 48 jam. Uji klinis ini juga tidak menemukan efek samping signifikan sehingga aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.

"Menghasilkan nitric oxide dengan formulasi yang tepat ketika disemprotkan ke hidung sehingga untuk mencegah penularan berbagai virus, termasuk Covid-19”, ungkap Co-Founder sekaligus CEO SanNOtize dr. Gilly Regev, PhD baru-baru ini.

"Mari kita ketatkan kembali protokol kesehatan dan cegah virus masuk rongga pernapasan. Waspada adalah keharusan, namun kita boleh tidak panik dan menjadi tidak produktif," jelasnya.

Hasil Penelitian
Penelitian dilakukan berdasarkan pada hasil uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap 306 peserta yang merupakan pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tergolong sebagai kelompok beresiko mengalami peningkatan penyakit, tidak divaksinasi, berusia di atas 45 tahun, dan memiliki satu atau lebih penyakit penyerta (komorbid). Semua peserta menerima perawatan standar antara lain antipiretik untuk pengobatan demam dan nyeri, antitusif untuk batuk, dan hidrasi/nutrisi.

Sebanyak 153 pasien diberikan NONS secara rutin 6 kali per hari masing-masing 2 kali semprot per lubang hidung selama 7 hari berturut-turut. Sedangkan 153 pasien lainnya tidak diberikan NONS (placebo).

Dalam penelitian tersebut, didapatkan hasil bahwa pasien yang menggunakan NONS dapat mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-4, sedangkan mereka yang tidak menggunakan NONS mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-8. NONS mampu mengurangi virus di rongga hidung sebanyak 93,7 persen dalam 24 jam dan 99 persen dalam 48 jam.

NONS terbukti dapat mempercepat pembersihan virus di rongga hidung, memperbaiki status klinis (perbaikan skor CPS WHO) dan meminimalisir pemburukan kesehatan akibat virus Covid-19. Kajian ini juga tidak menemukan efek samping yang signifikan sehingga aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore