
Ilustrasi semprotan untuk rongga hidung untuk mencegah Covid-19. Pixabay
JawaPos.com - Mencegah lebih baik daripada mengobati. Salah satu mencegah Covid-19 adalah dengan alat semprot di saluran napas atau spray nasal yang kini sudah diakui lewat jurnal penelitian internasional. Spray nasal bisa mengusir Covid-19 yang menempel di rongga hidung sebelum menyebar ke seluruh tubuh.
Hasil penelitian internasionsl yang diterbitkan oleh jurnal kesehatan terkemuka di dunia The Lancet Global Health menyimpulkan bahwa Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) efektif membantu menangkal berkembangnya virus Covid-19 di saluran pernafasan atas. Hal itu diungkapkan oleh laporan Enovid Nose Sanitizer yang dikembangkan oleh SaNOtize, dari Kanada.
Formula Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) diklaim mampu membunuh berbagai virus termasuk Covid-19 di saluran pernapasan atas, mencegah penyebaran virus ke paru-paru yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Hal ini diakui oleh jurnal kesehatan terkemuka di dunia The Lancet Global Health, jurnal yang merupakan sumber referensi pengetahuan seputar kesehatan global yang terpercaya secara internasional.
Enovid telah melalui uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tergolong sebagai kelompok berisiko mengalami peningkatan penyakit, tidak divaksinasi, berusia di atas 45 tahun, dan memiliki satu atau lebih penyakit penyerta (komorbid). Hasilnya, Enovid dapat membunuh virus di rongga hidung sebanyak 93,7 persen dalam waktu 24 jam dan 99 persen dalam 48 jam. Uji klinis ini juga tidak menemukan efek samping signifikan sehingga aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.
"Menghasilkan nitric oxide dengan formulasi yang tepat ketika disemprotkan ke hidung sehingga untuk mencegah penularan berbagai virus, termasuk Covid-19”, ungkap Co-Founder sekaligus CEO SanNOtize dr. Gilly Regev, PhD baru-baru ini.
"Mari kita ketatkan kembali protokol kesehatan dan cegah virus masuk rongga pernapasan. Waspada adalah keharusan, namun kita boleh tidak panik dan menjadi tidak produktif," jelasnya.
Hasil Penelitian
Penelitian dilakukan berdasarkan pada hasil uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap 306 peserta yang merupakan pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tergolong sebagai kelompok beresiko mengalami peningkatan penyakit, tidak divaksinasi, berusia di atas 45 tahun, dan memiliki satu atau lebih penyakit penyerta (komorbid). Semua peserta menerima perawatan standar antara lain antipiretik untuk pengobatan demam dan nyeri, antitusif untuk batuk, dan hidrasi/nutrisi.
Sebanyak 153 pasien diberikan NONS secara rutin 6 kali per hari masing-masing 2 kali semprot per lubang hidung selama 7 hari berturut-turut. Sedangkan 153 pasien lainnya tidak diberikan NONS (placebo).
Dalam penelitian tersebut, didapatkan hasil bahwa pasien yang menggunakan NONS dapat mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-4, sedangkan mereka yang tidak menggunakan NONS mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-8. NONS mampu mengurangi virus di rongga hidung sebanyak 93,7 persen dalam 24 jam dan 99 persen dalam 48 jam.
NONS terbukti dapat mempercepat pembersihan virus di rongga hidung, memperbaiki status klinis (perbaikan skor CPS WHO) dan meminimalisir pemburukan kesehatan akibat virus Covid-19. Kajian ini juga tidak menemukan efek samping yang signifikan sehingga aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
