Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 April 2022 | 12.07 WIB

Ini Tips Pengobatan dan Cegah Sakit Tipes akibat Salmonella

Ilustrtasi Kinder Joy-Istimewa - Image

Ilustrtasi Kinder Joy-Istimewa

JawaPos.com–Bakteri Salmonella Thyposa atau penyebab penyakit tipes mencemari cokelat telur asal Belgia. Yakni cokelat Kinder dengan brand Kinder Surprise.

Untuk menjamin kehati-hatian, brand Kinder Joy juga ditarik dari pasaran oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bakteri tersebut dikenal sebagai bakteri pencernaan yang dapat membuat penderita merasa demam, mual, muntah, hingga sakit perut.

Ahli Spesialis Penyakit Dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengatakan, seseorang pengidap sakit tipes bisa sampai dirawat di rumah sakit jika sudah dehidrasi berat. Akan tetapi tak menutup kemungkinan bisa juga dirawat jalan di rumah.

Pengobatan saat Dirawat di Rumah

Jika dirawat jalan di rumah, pasien harus mengonsumsi makanan lembut seperti bubur atau makanan berkuah seperti sop. Selain antibiotik, pasien akan mendapatkan obat tambahan lain sesuai keluhan. Misalnya obat mual, demam, dan obat lambung.

”Bisa saja dirawat di rumah jika belum dehidrasi dan cenderung masih ringan,” kata Ari.

Pengobatan saat Dirawat di RS

Pasien diberikan cairan infus, tambahan makanan melalui infus, obat-obatan melalui infus, dan juga berbagai obat-obatan lain sesuai dengan keluhan. Pasien dirawat di rumah sakit jika sudah berat dan mengalami dehidrasi karena mual muntahnya.

”Penyakit ini terjadinya di usus, harus pandai-pandai memilih makanan yang dikonsumsi,” jelas Ari.

Cara Mencegahnya

Pasien dengan tipes sangat erat kaitannya dengan pola hidup bersih dan sehat. Pasien tipes bisa terinfeksi karena makanan yang dikonsumsi tercemar dengan bakteri salmonella.

Salah satu pencegahannya yakni mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis. Selain itu, wajib rajin mencuci tangan sabun.

Seseorang juga wajib menjaga daya tahan tubuh, makan teratur, jangan stres. Daya tahan tubuh yang baik bisa terhindar dari infeksi tipes.

Menurut Ari, sudah ada vaksin untuk terhindar dari tipes. Vaksin harus disuntik 2 tahun sekali. Tapi biasanya di situasi yang sudah endemis, mungkin seseorang sudah punya kekebalan.

”Vaksin diberikan untuk seseorang dari luar negeri misalnya, mau datang ke Indonesia, bisa diberikan vaksinasi tipes. Lalu misalnya jika seseorang dalam suatu kondisi pekerjaan dan sulit mendapatkan makanan yang layak, dia harus divaksinasi tipes. Atau jika bolak-balik mengalami tipes dan kekambuhan, itu juga bisa divaksinasi tipes. Intinya penting menjaga daya tahan tubuhnya,” tegas Ari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore