
Photo
JawaPos.com–Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Eka Sabaty Shofiyah mengatakan, tak perlu khawatir menggunakan pasta gigi berflouride. Sebab aman digunakan.
”Jangan takut flouride. Sebetulnya flouride itu golden standard atau bahan pilihan yang direkomendasikan sebagai upaya dalam mencegah gigi berlubang,” ujar Eka seperti dilansir dari Antara dalam sebuah webinar kesehatan, Jumat (25/3).
Flouride memiliki manfaat untuk memperkuat lapisan terluar gigi agar lebih tahan terhadap asam dari makanan yang dikonsumsi. Di negara-negara maju, dikenal pembatasan penggunaan zat tersebut karena biasanya sudah terkandung dalam air minum mereka.
Berbeda dengan di negara maju, menurut dia, di Indonesia tak ada air minum dengan tambahan fluoride, sehingga, pasta gigi menjadi harapan satu-satunya untuk mendapatkan flouride yang bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang.
Pasta gigi berfluoride bisa digunakan sejak gigi pertama tumbuh untuk mencegah gigi berlubang dan tidak perlu menunggu anak bisa berkumur karena jika digunakan sesuai panduan takaran, jumlahnya terpantau dan aman tertelan.
Panduan takaran dari para pakar kesehatan yakni pada usia di bawah 3 tahun cukup sebesar biji beras dan pada usia di atas 3 tahun yang biasanya sudah bisa berkumur sebesar biji jagung (0,25 mg flouride).
”Aman tertelan kalau digunakan sesuai takaran. Dosis optimal flouride 0,05 mg per kg per hari. Walaupun anak belum bisa berkumur. Anak usia 1 tahun dengan berat badan 10 kg, berarti dosis optimal flouride 0,5 mg. Pakainya hanya sebesar biji beras, 0,1 mg. Sikat gigi dua kali misalnya tertelan masih di bawah dosis optimal,” jelas Eka.
Dalam membiasakan anak menyikat gigi, salah satu faktor yang penting yakni rasa pasta gigi yang enak. Untuk itu, bisa memberikan pasta gigi non-flouride pada anak, asalkan sudah menggunakan pasta gigi berflouride terlebih dulu.
Pasta gigi dengan hydroxyapatite bisa menjadi pilihan dan memiliki manfaat memperbaiki permukaan gigi yang mulai melemah, sehingga dapat digunakan sejak awal gigi anak tumbuh sebagai pendamping pasta gigi berfluoride. Eka mengingatkan, perawatan mulut perlu diperhatikan sedini mungkin, bahkan sebelum gigi pertama muncul sekalipun.
”Ketika seorang anak telah memiliki gigi, orang tua perlu menaruh atensi lebih dalam menjaga kebersihannya lewat menyikat gigi menggunakan pasta gigi,” ujar Eka.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
