Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2023 | 18.37 WIB

Pengalaman Fatonah saat Anaknya Dirawat di RS, Semua Di-Cover JKN

Fatonah Ismangil tenang mendapat manfaat dari JKN saat anaknya masuk rumah sakit. - Image

Fatonah Ismangil tenang mendapat manfaat dari JKN saat anaknya masuk rumah sakit.

JawaPos.com–Hati orang tua akan sedih tak terkira melihat anak sakit. Biasanya ceria, bermain bersama kawan-kawannya, ini tak berdaya.

Itu dirasakan Fatonah Ismangil.  Bungsunya, Issa, tidak doyan makan. Badannya lemas. Perutnya mual-mual dan muntah-muntah tak henti-henti sampai badannya lemas.

Ditambah suhu tubuh tinggi. Obat penurun panas sudah diminum berkali-kali namun kondisi sang putra belum berubah. Warga Perumahan Manggisan Baru, Wonosobo, itu segera membawanya ke dokter dekat rumah. Dokter lantas merujuknya ke rumah sakit.

”Kalau anak sakit itu, rasanya sedih sekali. Pikiran jadi tidak tenang,” tutur ibu dua anak itu menceritakan kisahnya ketika sang anak jatuh sakit, Rabu (20/12).

Begitu diperiksa dokter di RSUD Setjonegoro, Issa diminta untuk opname agar dokter dapat merawat lebih intensif. Dari hasil pemeriksaan laborat, didiagnosis tifus.

Fatonah lantas berpikir kenapa anaknya kena tifus. Mungkin karena sering jajan makanan tidak sehat pas istirahat sekolah. Kebetulan anaknya memang sulit makan dan lebih suka jajan di luar.

Sembari menunggu dapat kamar, anaknya dirawat di ruang IGD dan sudah mulai mendapatkan infus dan obat pereda nyeri serta penurun panas. Tidak lama kemudian kamar rawat inap pun siap dan pasien diantar perawat sampai kamar VIP yang dituju.

Fatonah Ismangil adalah ASN di Pemkab Wonosobo saat itu mendaftar kamar inap untuk merawat anaknya di kelas VIP dengan pertimbangan agar lebih nyaman dan mempercepat kesembuhan anaknya.

Selama tiga hari anaknya dirawat dan mendapatkan layanan pemeriksaan dari dokter secara rutin. Pada hari ketiga, akhirnya diperbolehkan pulang. Fatonah menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) atas nama anaknya.

Sebagai ASN atau PNS, kedua anaknya menjadi tanggungan Fatonah. Ketika mengurus di bagian administrasi layanan BPJS telah terekam semua pengeluaran perawatan atas nama anaknya. Ketika dihitung ternyata semua sudah ter-cover BPJS sehingga Fatonah sama sekali tidak mengeluarkan biaya serupiah pun.

Fatonah sangat bersyukur dan merasa puas. Anaknya sudah berangsur sehat dan diperbolehkan pulang untuk rawat jalan dan diberi obat untuk beberapa hari hingga jadwal kontrol.

Dia mengaku mendapat banyak manfaat dari JKN-KIS. Tak hanya ketika anaknya sakit. Fatonah sendiri pernah didiagnosis terkena batu ginjal dan harus opname di rumah sakit. Lagi-lagi semua ter-cover oleh JKN-KIS. Bahkan saat operasi caesar melahirkan anak kedua pun dia menggunakan BPJS.

Kini dia berupaya untuk menjaga pola hidup sehat. Termasuk menerapkan pada anak-anaknya. Agar menjaga asupan makanan, berolahraga teratur agar tidak jatuh sakit. Meski biaya ditanggung JKN-KIS, ia tak ingin jatuh sakit yang mengganggu aktivitas. (put/bis)

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore