
TERDAMPAK: Pekerja saat mencetak kedelai sesuai dengan ukuran yang sudah ditentukan di tempat produksi tempe di Jalan Tanah Merah (7/11). Harga kedelai naik, perajin tempe lebih memilih mengecilkan ukuran. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)
JawaPos.com- Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi.
Setelah proses fermentasi tempe akan bertekstur padat. Lalu tempe dapat dikonsumsi sebagai sumber protein.
Selain kacang kedelai, jenis kacang-kacangan lainnya juga dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tempe. Bisa juga dibuat dari gandum atau campuran kedelai dan gandum.
Teksturnya yang keras dan kenyal tempe dijadikan sebagai sumber protein tanpa daging oleh orang.
Selain tahu, tempe menjadi pilihan yang populer di kalangan vegan dan vegetarian karena kaya akan nutrisi.
Namun apakah benar tempe dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh?
Tempe secara tradisional terbuat dari kedelai yang mengandung senyawa tumbuhan alami yang disebut isoflavon.
Isoflavon kedelai telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Sebuah penelitian mengungkapkan dan menemukan bahwa isoflavon kedelai mampu menurunkan kolesterol total dan LDL (jahat) secara signifikan.
Studi lain pun juga mengamati efek protein kedelai pada kadar kolesterol dan trigliserida.
Dalam studi tersebut, 42 peserta mengonsumsi makanan yang mengandung protein kedelai atau protein hewani selama periode 6 minggu.
Dibandingkan dengan protein hewani, protein kedelai menurunkan kolesterol LDL (jahat) sebesar 5,7% dan kolesterol total sebesar 4,4%. Ini juga menurunkan trigliserida sebesar 13,3%.
Sebagian besar penelitian yang ada berfokus pada efek isoflavon kedelai dan protein kedelai terhadap kolesterol darah.
Dari kandungan itu, tempe dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Sementara itu terdapat penelitian tentang tempe yang diuji coba pada hewan.
Sebuah penelitian pada hewan tahun 2013 meneliti efek tempe kedelai yang diuji coba pada hewan tikus dengan kerusakan hati.
Ditemukan bahwa tempe dapat memberikan efek perlindungan pada hati dan mampu membalikkan kerusakan sel-sel hati.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
