Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 18.21 WIB

Telapak Kaki Kering? Berikut Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Ahli

ILUSTRASI: Kaki kering. (The Feet People) - Image

ILUSTRASI: Kaki kering. (The Feet People)

JawaPos.com – Ahli penyakit kaki senior dan CEO ‘The Footlift London Soho & Liverpool Street Clinic’, Inggris, dr. Bharti Rajput menjelaskan lebih dalam mengenai penyebab dan cara tepat yang dilakukan untuk mengatasi kulit kering pada telapak kaki.

“Kadang-kadang, jika berat badan seseorang bertambah atau jika mereka menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan dan pemanas ruangan menyala, tekstur kulit menjadi sedikit lebih kering dan sering kali menyebabkan retakan,” jelas Rajput.

Dikutip dari Antara, kulit di telapak kaki, khususnya tumit, bisa menjadi pecah-pecah karena berbagai alasan, terutama disebabkan oleh kekeringan dan tekanan yang dialami seseorang.

Selain itu, mengenakan sepatu dengan punggung kaki yang terbuka di musim panas dapat menyebabkan kulit pecah-pecah, karena tumit kaki yang tidak ditutup oleh sepatu akan mengenai bagian belakang sepatu, sehingga dapat menyebabkan banyak tekanan pada tumit.

“Hal ini juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin dalam makanan Anda, seperti zat besi dan seng karena keduanya memainkan peran penting dalam regenerasi dan perbaikan rambut serta kulit,” kata Rajput.

Jika kaki sudah mulai pecah-pecah, ada beragam perawatan yang dapat dilakukan, salah satunya dengan menghilangkan kulit kering pada kaki menggunakan kikir kaki agar kulit kembali halus.

Namun, selalu gunakan kikir saat kaki sudah kering dan jangan menggunakannya pada kaki yang basah.

Saat kulit basah, kulit cenderung menjadi lebih kenyal dan lebih sulit untuk mengikirnya.

Rajput merekomendasikan untuk meletakkan selembar handuk dapur atau koran di lantai untuk menangkap kulit keras saat proses mengikis kulit kering dengan kikir.

Setelah selesai melakukannya, rendam kaki di dalam wadah berisi air yang sudah dicampur dengan lemon (potongan dan perasan) atau garam untuk mengembalikan hidrasi pada kulit kaki.

Pilihlah alat kikir yang bentuknya menyerupai amplas pada sebatang tongkat dan hindari penggunaan kikir kaki elektrik serta pengikir jenis parutan keju logam.

Hal tersebut agar pengikiran kulit kaki dapat tetap terkontrol dan tidak menimbulkan iritasi.

Selain mengikirnya, gunakan krim khusus untuk area kaki yang dapat menembus lapisan tebal pada kulit kaki.

Ia pun merekomendasikan krim kaki berbahan dasar urea (bagian dari faktor pelembab alami tubuh) untuk meredakan kulit kering dan pecah-pecah di tumit dan kaki.

“Anda bisa mencoba membuat scrub kaki buatan sendiri di rumah,” tutur Rajput.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore