
KAYA KHASIAT: Yuniar Putri sedang menyeduh jahe dengan air panas. Sebelumnya, jahe diparut terlebih dahulu. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Rempah-rempah biasa digunakan untuk menambah rasa pada hidangan. Salah satunya, jahe banyak juga yang menyediakan antioksidan, nutrisi, mineral, dan vitamin dalam dosis besar.
Jahe memberikan berbagai manfaat kesehatan yang baik dan sudah digunakan dalam praktik pengobatan Timur sejak abad ke-9. Ahli diet Candace O'Neill RD, LDN, berbagi mengapa jahe sebaiknya ditambahkan ke dalam makanan sehari-hari.
"Jahe mudah ditambahkan ke dalam makanan sehari-hari, sedikit saja sudah cukup. Orang terkadang menggambarkan jahe segar dengan rasa pedas-manis, sementara jahe kering memiliki rasa yang lebih pedas,” kata O'Neill seperti dilansir dari Claveland Clinic, Selasa (19/10).
Anda dapat membeli jahe dalam bentuk segar, kering, atau bubuk. Atau ambil akar jahe dan parut atau giling sendiri di rumah hingga kekentalan yang anda inginkan.
"Jahe dapat ditemukan di beberapa pilihan di toko bahan makanan dan tambahkan dalam menu harian," kata O'Neill.
“Anda dapat membeli hanya akarnya atau membelinya kering, atau Anda bisa mengonsumsi acar jahe atau jahe dalam keju," katanya.
Teh jahe juga menawarkan manfaat kesehatan, terutama jika merasa mual atau sedang mengalami peradangan. Terutama jika Anda khawatir tentang kondisi peradangan seperti radang sendi, minum teh jahe mungkin akan lebih menguntungkan.
Apa saja manfaat jahe?
1. Pereda sakit
Jahe segar menawarkan senyawa kuat yang disebut gingerol, yang mencakup sifat antioksidan dan mengurangi enzim inflamasi. Jahe bermanfaat untuk kondisi terkait peradangan dan pereda nyeri.
"Khususnya kram menstruasi dan juga kondisi berbasis artritis,” kata O'Neill.
Misalnya, dalam uji klinis, jahe menunjukkan harapan dalam meningkatkan nyeri lutut yang terkait dengan osteoartritis. Jahe kering juga mengandung senyawa anti inflamasi, namun gingerol berubah bentuk saat dipanaskan menjadi senyawa lain yang tidak begitu efektif. Menariknya, O'Neill mengatakan jahe lebih dikaitkan dengan penghilang rasa sakit jangka panjang daripada penghilang rasa sakit langsung.
2. Mengatur gula darah
Gingerol juga bisa menjelaskan peran jahe dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Tujuannya mengendalikan efek kesehatan jangka panjang dari diabetes tipe 2. Jahe mengurangi enzim yang memecah karbohidrat sehingga membantu metabolisme glukosa (gula). Orang dengan diabetes tipe 2 sering tidak menghasilkan cukup insulin, yang merupakan kunci untuk memastikan glukosa beredar ke seluruh tubuh dan tidak menumpuk di aliran darah. Jahe juga dapat membantu mengatur ini.
3. Mengurangi rasa mual
Makan jahe segar dapat membantu dengan berbagai mual, termasuk mual di pagi hari, mabuk perjalanan dan efek samping dari beberapa rejimen kemoterapi. Jahe mungkin membantu karena membantu meningkatkan cara makanan bergerak melalui saluran pencernaan, yang disebut motilitas lambung, dan memblokir reseptor serotonin di lapisan usus kita.
4. Dapat membantu menurunkan kolesterol
Satu studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi pil jahe setiap hari mengalami penurunan kadar trigliserida, kolesterol total, dan kolesterol jahat (atau dikenal sebagai low-density lipoprotein, atau LDL) setelah 45 hari, dibandingkan dengan orang yang diberi plasebo. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan.
5. Dapat menghambat pertumbuhan bakteri
Beberapa penelitian menemukan bahwa unsur-unsur tertentu yang ditemukan dalam jahe (seperti gingerol) mungkin memiliki sifat antibakteri, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menarik kesimpulan yang pasti.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
