
Ilustrasi seseorang menggoyangkan kaki saat duduk. Sumber: ANTARA
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemukan orang yang gemar menggoyangkan kaki saat duduk, baik gerakan itu secara halus maupun kuat.
Meskipun terkesan sepele, kebiasaan ini ternyata menyimpan fakta menarik terkait aspek psikologis dan kesehatan seseorang.
Umumnya, orang-orang cenderung melakukan gerakan ini dengan menggoyang-goyangkan lutut atau mengetukkan kaki ke lantai secara berirama ketika seseorang sedang duduk.
Dilansir dari ANTARA melalui laman TimesofIndia pada Minggu (3/12), meski tampak tidak berbahaya, kebiasaan menggoyangkan kaki saat duduk dapat mengungkapkan fakta menarik tentang psikologis dan kesehatan seseorang yang tergantung pada setiap orang.
Implikasi kesehatan
Beberapa orang yang melakukannya secara terus-menerus dapat mengalami gejala Restless Leg Syndrome (RLS), sebuah gangguan neurologis yang ditandai dengan dorongan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki.
Tak hanya itu, gemetar kaki yang berlebihan juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami kecemasan atau gangguan stres yang meningkat, sehingga perlunya perhatian dan penanganan yang sesuai.
Orang dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) juga cenderung menunjukkan perilaku gelisah, biasanya ditandai dengan menggoyangkan kaki.
Kebiasaan inilah yang membuat seseorang ADHD merasa kesulitan dalam mempertahankan perhatian dan tetap diam.
Jika merasa mengganggu atau menimbulkan kekhawatiran akibat kebiasaan ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat daripada mengambil kesimpulan sendiri.
Wawasan psikologis
Tidak hanya terkait dengan kesehatan, kebiasaan ini juga dapat memberikan wawasan fakta menarik berdasarkan psikologis.
Orang yang terbiasa menggoyangkan kaki saat duduk sering menunjukkan tingkat energi atau kegelisahan yang lebih tinggi. Ini bisa menjadi cara untuk mengatasi kegelisahan yang mungkin tidak mereka sadari.
Dalam beberapa situasi, menggoyangkan kaki juga bisa menjadi tanda kebosanan atau kurangnya keterlibatan.
Ketika pikiran merasa bosan atau kehilangan minat, tubuh mungkin secara alami mencari cara untuk mengalihkan perhatian dengan cara melakukan gerakan ini secara berulang.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
