Risiko kesehatan pada orang kurus. (sumber: pexels/Darina Belonogova)
JawaPos.com - Jika seseorang memiliki berat badan di bawah normal, dimana tubuhnya tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk tulang, kulit, dan rambut yang sehat, maka gejala kesehatan yang dapat ditimbulkan mencakup osteoporosis, anemia, kelelahan, dan lainnya.
Meskipun beberapa orang mungkin memiliki latar belakang genetik atau penyakit medis yang membatasi mereka menambah berat badan, namun ada intervensi yang dapat dilakukan untuk memiliki beraat badan ideal.
Dilansir dari MedicalNewsToday, Minggu (03/12), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan penggunaan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menghitung apakah seseorang berada di bawah berat badan, memiliki berat badan sehat, atau kelebihan berat badan.
Penggunaan IMT dianggap sebagai metode yang baik untuk berat badan seseorang karena membandingkan berat badan mereka dengan tinggi badan.
Sebagai contoh, seseorang yang berbobot 170 pound mungkin tidak dianggap kelebihan berat badan jika tingginya sangat tinggi, tetapi mungkin dianggap kelebihan berat badan jika tingginya sangat pendek.
Risiko kekurangan berat badan atau kurus
Memiliki berat badan kurang dapat menyebabkan masalah kesehatan, sama halnnya seperti berat badan berlebihan / obesitas.
Tidak semua orang yang kurus mengalami efek samping atau gejala negatif dari kondisi tersebut. Namun, sebagian orang mengalami gejala berikut yang terkait dengan memiliki berat badan rendah:
Penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan IMT rendah memiliki densitas tulang yang rendah, sehingga terjadi peningkatan risiko osteoporosis.
Selain itu, kurangnya asupan makanan akan berpengaruh pada kurangnya asupan kalsium, vitamin D, dan nutrisi penting lainnya, sehingga tulang menjadi mudah rapuh.
Nutrisi khususnya kalsium dan vitamin D, sangat penting bagi kesehatan tulang.
2. Masalah kulit, rambut, dan gigi
Kekurangan nutrisi dalam pola makan dapat menyebabkan masalah kulit seperti kulit kering, kulit yang menipis, dan kulit yang mudah terluka.
Rambut yang rontok juga dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, terutama protein. Selain itu, juga dapat mempengaruhi kesehatan gigi, seperti kerusakan email gigi dan peningkatan risiko karies gigi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
