Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 15.41 WIB

Simak dan Pahami, 12 Tanda Tubuh Kelebihan Gula serta Cara Mengatasinya

Makanan manis gula dibedakan menjadi 2 yaitu gula alami dan gula tambahan. (sumber: pexels/Karley Saagi) - Image

Makanan manis gula dibedakan menjadi 2 yaitu gula alami dan gula tambahan. (sumber: pexels/Karley Saagi)

JawaPos.com - Kandungan dalam gula merupakan salah satu jenis karbohidrat yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk energi.

Namun mengonsumi gula dalam jumlah berlebihan, dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Seperti diketahui, gula terbagi menjadi dua jenis, yaitu gula alami dan gula tambahan, dimana gula alami terdapat pada buah-buahan, sayuran, dan susu.

Sedangkan gula tambahan ditambahkan ke dalam makanan dan minuman selama proses pengolahan.

Gula tambahan dapat ditemukan pada minuman manis, permen, kue, roti, dan makanan olahan lainnya.

Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula dapat menimbulkan gejala kesehatan, baik itu gula alami maupun gula tambahan.

Gula diketahui sangat tinggi akan kalori, sehingga bisa membuat berat badan naik dan merasa kembung.

Gula juga meningkatkan kadar insulin dalam tubuh yang berisiko menciptakan resistensi sehingga akan sulit melawan kenaikan berat badan.

2. Mengalami masalah pencernaan

Kelebihan gula dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung dan gas.

Fermentasi makanan yang belum tercerna dapat menyebabkan produksi gas berlebihan.

Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, perut kembung, dan rasa sakit.

3. Menyebabkan mudah murung, tersinggung, dan depresi

Kelebihan gula dapat memicu peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan gejala depresi.

Sebuah penelitian dalam Scientific reports (2017) menunjukkan bahwa mengonsumsi gula tambahan dapat meningkatkan risiko depresi.

Gula dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, yang dapat menyebabkan sulit untuk tertidur.

Oleh karena itu, sebaiknya menghindari konsumsi gula berlebihan sebelum tidur.

5. Gigi berlubang dan kesehatan mulut

Kelebihan gula dapat memicu kerusakan gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Gula memberi makanan bakteri berbahaya di mulut yang merangsang produksi asam sehingga email gigi bisa rusak.

Gula tambahan seperti sirup jagung fruktosa tinggi dan gula meja memicu gigi berlubang dan mempengaruhi kesehatan mulut.

6. Kulit berjerawat dan kerutan dini

Mengonsumi gula berlebihan dapat mempercepat penuaan kulit.

Gula yang terkandung dalam makanan dan minuman manis dapat merusak kolagen dan elastisin pada kulit, yang dapat menyebabkan kulit keriput dan kusam.

Selain itu, gula juga dapat memicu peradangan pada kulit dan memperburuk kondisi kulit seperti jerawat.


7. Merasa lapar terus menerus

Mengonsumi banyak kalori ekstra melalui tambahan gula dapat meningkatkan rasa lapar sebagai salah satu tanda awalnya.

Gula dapat memuaskan selera, tetapi tidak benar-benar mengisi perut.

Tanpa protein, serat, dan lemak sehat yang tidak dimiliki sebagian besar camilan olahan dan makanan bergula, tubuh membakar gula dengan cepat dan meningkatkan rasa lapar yang dapat menyebabkan ngemil tanpa berpikir dan bahkan kompulsif.

Sugar craving atau keinginan untuk makan yang manis-manis bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kebiasaan makan dan minum manis, kecanduan gula, dan kondisi tubuh.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula membuat tubuh memproduksi dopamin atau hormon bahagia di dalam otak.

Tubuh kemudian akan mengasosiasikan konsumsi gula dengan rasa bahagia sehingga akan memicu kecanduan yang membuat seseorang ingin makan manis terus.

9. Memiliki tekanan darah tinggi

Kelebihan gula dalam tubuh dapat memicu peningkatan tekanan darah. Hal tersebut membuat tubuh tidak bisa memproduksi insulin.

Dan kekurangan zat gizi kalium yang banyak terdapat dalam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian menjadi penyebabnya.

10. Memicu nyeri sendi

Kelebihan gula dalam tubuh dapat memicu peradangan sistematik yang salah satunya dapat menyebabkan nyeri sendiri.

11. Mudah lelah

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore