
Ilustrasi pasien kanker paru tengah konsultasi dengan dokter
JawaPos.com - Berbagai terapi dan pengobatan semakin berkembang seiring majunya teknologi. Kini ada sebuah terobosan medis dengan mengembangkan terapi sel dan gen.
Terapi sel dan gen adalah terapi yang menawarkan kemungkinan untuk menyasar dan mengatasi akar permasalahan dari penyakit. Sehingga ada opsi untuk kondisi yang dianggap tidak dapat disembuhkan, atau kondisi di mana standar layanan pengobatan yang ada hanya dapat menangani gejala yang timbul pada tingkatan derajat yang berbeda-beda.
Dalam Pharma Media Day yang diselenggarakan secara virtual, Bayer mengembangkan revolusi biomedik dan teknologi tersebut. Anggota Dewan Manajemen Bayer AG dan Presiden Divisi Farmasi Bayer Stefan Oelrich, mengatakan, pihaknya mengembangkan sistem layanan kesehatan yang berkesinambungan dalam jangka menengah dan dalam jangka panjang.
Terapi sel dan gen terdiri dari tujuh fokus pada beberapa ranah terapeutik dengan tingkat kebutuhan tinggi yang belum dipenuhi, seperti neurodegenerative, neuromuscular, dan indikasi kardiovaskular. Lalu penyakit Pompe, Parkinson, hemofilia A, dan gagal jantung kongestif.
“Terapi sel dan gen berpotensi memberikan dampak signifikan bagi hidup pasien, mengubah cara pengobatan dari mengobati gejala, menjadi pendekatan kuratif,” ujar Executive VP and Head of Cell and Gene Therapy di Bayer, Wolfram Carius.
BlueRock Therapeutics baru saja mengumumkan bahwa Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah meloloskan permohonan Investigasi Obat Baru sehingga dapat lanjut ke studi Fase I bagi para pasien dengan penyakit Parkinson tingkat lanjut. Ini akan menjadi percobaan pertama di Amerika Serikat untuk mempelajari sel induk pluripotent yang diturunkan oleh sel-sel dopaminergik pada pasien penderita Parkinson, dan ini menjadi langkah besar bagi dunia stem cell.
Kemudian dikembangkan pula pengobatan untuk penyakit kardiovaskular, onkologi dan kesehatan perempuan. Terutama obat pengencer darah atau antikoagulasi pada pasien kardiovaskular. Serangan jantung dan stroke masih merepresentasikan beban kesehatan berat, dan perlu ada opsi pengobatan yang lebih efektif dalam pencegahan thrombosis (pengentalan darah).
Bayer mengembangkan sebuah program yaitu Factor XI (FXI)-targeting compounds, kelas baru antikoagulasi, Selain itu, dikembangkan pula anti-FXIa antibody dan FXI-ligand-conjugated antisense oligonucleotide (FXI-LICA), untuk pengobatan pasien yang menderita penyakit ginjal tahap akhir. FXI-pathway inhibition dapat menawarkan perlindungan dari kejadian thromboembolik tanpa peningkatan risiko pendarahan. Sehingga dapat memberikan opsi pengobatan kepada pasien yang saat ini tidak cocok dengan opsi terapeutik yang tersedia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/ukLKzKyKvf0

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
