
Contoh alat tes molekuler yang menggunakan teknologi baru. Foto : abbott.com
JawaPos.com - Salah satu kendala yang sering ditemukan dalam uji swab Covid-19 adalah hasil tes yang tidak kunjung keluar. Bahkan bisa sampai berhari-hari. Kini keluar teknologi terbaru dalam proses uji swab. Selain hasil yang akurat, prosesnya juga cepat hanya dalam hitungan menit.
Teknologi baru dalam proses uji swab itu menggunakan tes molekuler isotermal. Fasilitas kesehatan yang menghadirkan layanan tersebut adalah Siloam Hospitals. Teknologi swab menggunakan tes molekuler isotermal itu merupakan metode terbaru dalam deteksi Covid-19 dengan performa tinggi dan bernama Abbott ID NOW.
Teknis pengambilan sampelnya sama seperti pada umumnya. Yakni menggunakan usapan atau swab nasofaring. Kemudian tes molekuler isotermal menggunakan amplifikasi asam nukleat isotermal. Dengan cara ini hasil pengujian dapat keluar lebih singkat dengan sensitivitas hasil 95 persen dan spesifitas 97,9 persen. Hasil swab jika positif keluar dalam waktu 5 menit. Sedangkan kalau negatif keluar 15 menit.
Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group mengatakan melalui layanan tes molekuler isotermal di jaringan rumah sakit mereka, maka masyarakat semakin mudah mendapatkan akses tes Covid-19 dengan performa tinggi. Layanan tes Covid-19 terbaru itu melengkapi layanan yang sudah jalan saat ini. Yaitu tes antibody (rapid dan serologi) dan antigen (swab antigen).
’’Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami untuk kesehatan dan keamanan bersama,’’ katanya, Selasa (24/11). Dia menegaskan kemampuan proses pemeriksaan dengan teknologi terbaru itu lima menit untuk hasil positif dan 15 menit untuk hasil negatif.
Keunggulan selain proses yang cepat adalah mudah diakses dan diterapkan untuk penggunaan point of care test (POCT), performa tinggi dengan sensitivitas serta spesifitas yang tinggi pula. Lalu kesalahan hasil tes atau false positive test result minimal. Teknologi dari Amerika Serikat itu juga sudah disertifikasi oleh FDA EUA, CLIA Waived, dan CE Eropa.
Pakar patologi klinis Universitas Indonesia (UI) Prof Siti Boedina mengatakan tes PCR terbagi menjadi dua. Yaitu tes molekuler isotermal dan RT-PCR. Untuk tes PCR kategori RT-PCR mendeteksi protein virus. Sedangkan tes molekuler isotermal mendeteksi DNA virus. ’’Secara umum, dua-duanya mendeteksi virus,’’ katanya.
Dia mengatakan tes molekuler isotermal menggunakan alat yang simpel. Alat tersebut juga bisa dibawa kemana-mana. Seluruh rangkaian pemeriksaan diperkirakan sekitar 30 menit.
Tes swab berbasis molekuler isotermal itu tersedia di seluruh rumah sakit jaringan Siloam Hospitals. Dengan harga layanan mulai dari Rp 999 ribu untuk minimal sepuluh orang yang diuji. Tes ini diklaim sangat sesuai digunakan untuk kasus gawat darurat di IGD. Khususnya yang membutuhkan tindakan operasi secepatnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=1Hv0jjUsJfU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
