Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 November 2020 | 22.34 WIB

Rutin Minum Kopi dan Teh Hijau Bantu Pengidap Diabetes Panjang Umur

Barista saat menghidangkan Kopi menggunakan sarung tangan di salah hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). Secara bertahap sejumlah hotel di Jakarta mulai beroperasi kembali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum p - Image

Barista saat menghidangkan Kopi menggunakan sarung tangan di salah hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). Secara bertahap sejumlah hotel di Jakarta mulai beroperasi kembali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum p

JawaPos.com - Menyeruput kopi dan teh tiap hari memang sudah jadi bagian dari gaya hidup beberapa orang. Ternyata, kopi dan teh hijau juga bermanfaat untuk menjaga gula darah stabil. Terutama mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Sebuah penelitian membuktikan, minum 4 cangkir teh hijau atau kopi setiap hari dapat membantu penderita diabetes tipe 2 hidup lebih lama. Peneliti dari Jepang mengatakan, mereka telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi 4 cangkir minuman tersebut setiap hari mengurangi risiko kematian di antara mereka yang menderita diabetes tipe 2.

“Kami menunjukkan bahwa konsumsi lebih banyak teh hijau dan kopi secara signifikan dikaitkan dengan penurunan semua penyebab kematian," kata Penulis utama studi Dr Yuji Komorita, dari Universitas Kyushu, seperti dilansir dari diabetes.co.uk, Senin (9/11).

Uji coba melibatkan pemantauan kesehatan hampir 5 ribu orang dengan diabetes tipe 2 di Jepang. Dengan usia rata-rata 66 tahun, mereka diminta untuk mencatat berapa banyak minuman yang diminum dalam sehari.

Temuan penelitian menemukan bahwa peminum kopi yang minum satu cangkir sehari menurunkan risiko kematian sebesar 19 persen. Sementara mengonsumsi dua cangkir kopi setiap hari semakin mengurangi risiko sebesar 41 persen. Tetapi di antara peserta yang minum empat cangkir teh hijau dan dua cangkir atau lebih kopi sehari, karena mereka mengurangi risiko kematian dini secara keseluruhan sebesar 63 persen.

"Dibandingkan dengan mereka yang tidak minum minuman itu sama sekali, mereka yang minum salah satu (teh atau kopi saja) atau keduanya memiliki kemungkinan lebih rendah untuk meninggal," jelasnya.

Tim peneliti tidak menjelaskan lebih detail sebab kedua minuman tersebut berdampak positif bagi kesehatan. Mereka mengatakan mungkin ada hubungannya dengan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang ditemukan dalam teh hijau.

Kopi, yang mengandung beberapa komponen bioaktif, sebelumnya juga diketahui dapat mengubah produksi dan sensitivitas insulin. Sehingga gula darah tetap stabil asalkan tidak ditambahkan pemanis.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=BD0jB5iDidY

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore