Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2020 | 18.35 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Kayu Manis Mampu Mencegah Diabetes Tipe 2

Kayu manis. Ada empat resep minuman akyu manis yang dipercaya bisa menyehatkan tubuh. (Healthline) - Image

Kayu manis. Ada empat resep minuman akyu manis yang dipercaya bisa menyehatkan tubuh. (Healthline)

JawaPos.com - Kayu manis telah lama dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Dalam penelitian terbaru, kayu manis terbukti membantu menstabilkan gula darah para pradiabetes. Sehingga menurunkan risiko menderita diabetes tipe 2.

Seperti diketahui, kondisi pradiabetes terjadi ketika kadar gula darah seseorang secara konsisten sangat tinggi melebihi normal. Namun, kondisi tersebut belum dikategorikan diabetes tipe 2. Tapi bisa jadi diabetes tipe 2 kalau kadar gula darahnya menjadi lebih tinggi lagi.

Dalam penelitian di Amerika Serikat (AS), yang dipublikasikan dalam Journal of the Endocrine Society, dikatakan mengosumsi kayu manis dengan makanan terbukti menurunkan tanda-tanda diabetes setelah tiga bulan. "Studi 12 minggu kami menunjukkan efek menguntungkan dari menambahkan kayu manis ke dalam diet untuk menjaga kadar gula darah stabil pada peserta dengan pra-diabetes," kata penulis studi yang terkait, Giulio R. Romeo, M.D., dari Joslin Diabetes Center di Boston, Massachusetts, AS.

Studi ini mengamati orang dengan pradiabetes, yang didefinisikan memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari normal. Uji klinis ini dilakukan pada 51 peserta dengan pra-diabetes.

Peserta dengan rentan usia 20 hingga 70 tahun dipilih dengan gejala seperti gangguan glukosa puasa dan toleransi glukosa. Serta tingkat HbA1c antara 5,7 dan 6,4 persen. Peserta diberikan kapsul kayu manis 500 mg atau plasebo tiga kali sehari selama 12 minggu. Kapsul plasebo adalah 91,5 persen selulosa, 8,4 persen pewarna makanan karamel dan 0,1 persen ekstrak kayu manis.

Para peneliti menemukan, asupan kayu manis mampu menurunkan kadar glukosa abnormal. Kayu manis dapat ditoleransi dengan baik dan tidak ada efek samping selama periode studi 12 minggu tersebut.

"Identifikasi pendekatan yang aman, tahan lama, dan hemat biaya untuk mengurangi perkembangan dari pra-diabetes menjadi diabetes tipe 2 adalah tujuan yang relevan secara klinis dari penelitian ini," kata Dr. Romeo.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=5ytcLsGuDV4

 

https://www.youtube.com/watch?v=1-kEt0WbcQA

 

https://www.youtube.com/watch?v=fRtl6GJKUzk

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore