
Menyimpan makanan kaleng dalam kulkas dikhawatiran bisa tercemar aluminium dan timah. (Getty Images/Kentaroo Tryman)
JawaPos.com – Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami masyakat. Mulai dari usia anak 0 tahun hingga dewasa.
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 1,7 miliar kasus diare setiap tahunnya. Sedangkan, 750.000 penderita diantaranya adalah anak-anak dan mengalami kematian akibat diare.
Diungkapkan WHO, diare muncul karena adanya kontaminasi bakteri yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, air, atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Kontaminasi ini diperparah dengan gaya hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan seperti mencuci tangan hingga menjaga tempat penyimpanan makanan tetap bersih.
Tempat penyimpanan makanan seperti kulkas juga bisa menjadi penyebab terkontaminasinya makanan. Bakteri seperti Aeromonas bacteria, Enterobactera clocae, Klebsiella oxytoca, dan Escherichia coli dapat berkembang biak dengan cepat dalam kondisi kulkas yang tidak terjaga kebersihannya.
Diungkapkan Elvina Goey, founder POLKI Indonesia, kebiasaan masyarakat Indonesia ketika membersihkan kulkas masih kurang optimal. Sebab, kebanyakan masyarakat hanya membersihkan kulkas hanya dengan tisu basah atau mencuci menggunakan sabun biasa.
Padahal, kebiasaan tersebut ternyata bisa meninggalkan bakteri yang berbahaya seperti Escherichia coli di permukaan kulkas. Sehingga, makanan yang tersimpan di dalamnya pun menjadi rentan terhadap kontaminasi.
“Banyak yang masih nggak nyadar kalau yang kelihatan bersih dan wangi di permukaan itu belum tentu bakterinya mati,” ujar Elvina Goey.
Sehingga, supaya makanan benar-benar terhindar dari kontaminasi, kulkas pun butuh penanganan khusus. Misalnya menggunakan pembersih berlabel food-save guna meminimalisasi kontaminasi bakteri pada makanan.
Namun yang paling penting perlu komitmen untuk menerapkan pola hidup higienis dan sehat mulai dari hal kecil. Seperti mencuci tangan secara menyeluruh, mengonsumsi makanan matang, hingga menjaga perabotan tetap bersih dan bebas kuman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022