Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 September 2017 | 23.59 WIB

Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Tidur, Ini Lima Gejalanya

Ilustrasi orang tidur - Image

Ilustrasi orang tidur

JawaPos.com - Setiap 29 September, dunia memperingati Hari Jantung Sedunia. Karena itu jangan ada kata terlambat, mulai detik ini wujudkan pola hidup sehat agar terhindar dari serangan jantung, apalagi di usia dini. 


Sebab serangan jantung bisa datang kapan saja dan di mana saja. Bahkan ketika tertidur pulas di malam hari.


Tingkat kematian akibat serangan jantung saat tidur pun cukup tinggi. Oleh sebab itu, seseorang harus mewaspadai gejala awal dari serangan jantung yang mungkin terjadi saat tidur.


Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (25/9), serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah yang kaya akan oksigen tiba-tiba terhambat ke otot jantung, sehingga jantung tidak mendapat oksigen.


Serangan jantung dapat disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Penyebab lain terjadinya serangan jantung namun kurang umum adalah penyempitan pada arteri jantung yang memotong aliran darah. Di samping itu, serangan jantung dapat juga terjadi karena adanya robekan di arteri jantung.

Serangan jantung seringkali mendadak tanpa menimbulkan gejala atau tanda apapun. Jika ada, biasanya sangat sedikit dan harus peka dengan apa yang terjadi pada tubuh. Pasalnya jika aliran darah tidak dipulihkan dengan cepat, bagian dari otot jantung akan mulai mati. Serangan jantung, juga disebut dengan infark miokard, kejadian gawat darurat yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secepatnya.


Lalu, apa saja tanda awal dari serangan jantung saat tidur yang harus diwaspadai?


1. Susah Tidur Nyenyak


Jika waktu tidur di malam hari dalam beberapa hari belakangan terganggu, mungkin bisa jadi tanda awal akan munculnya serangan jantung di kemudian hari. Biasanya hal ini disertai dengan rasa lelah yang berlebihan selama seharian. Namun, justru ketika malam hari tubuh sulit untuk tertidur. Apabila mengalami hal ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter karena bisa saja kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan jantung.


2. Keringat Berlebihan di Malam Hari


Banyak berkeringat di malam hari padahal cuaca sedang tidak gerah adalah pertanda awal serangan jantung, terutama pada perempuan. Namun, gejala serangan jantung saat tidur ini sering disalahpahami sebagai gejala menopause. Jika terbangun dari tidur dan seprai basah kuyup, atau tidak bisa tidur nyenyak karena terus berkeringat, ini bisa menjadi pertanda serangan jantung.


3. Detak Jantung Tidak Normal


Jika terbangun di pagi hari kemudian merasa detak jantung tidak normal tak seperti biasanya, maka sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, detak jantung yang tak normal bisa jadi tanda awal dari serangan jantung. Bila detak jantung tak normal berlangsung selama setidaknya 5 menit, segera untuk pergi ke bagian gawat darurat, karena kondisi ini dapat membahayakan nyawa.


4. Sakit Dada di Malam Hari
Sakit di bagian dada adalah tanda yang paling umum dari serangan jantung. Gejala ini hadir dari tingkatan yang ringan hingga parah. N


amun, lebih sering muncul dengan rasa sakit yang ringan, sehingga banyak orang yang tak menghiraukannya. Padahal, gejala ini dapat diartikan sebagai gejala awal dari gangguan jantung yang mungkin dimiliki.


5. Tubuh Terasa Sakit

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore