
Ilustrasi
JawaPos.com – Bayi baru lahir rentan mengalami kedinginan atau hipotermia. Berbagai faktor bisa memicu kejadian ini seperti alas selimut di ruang bersalin yang terlalu dingin, hingga suhu ruang bersalin.
Bayi baru lahir usia 0-28 hari rentan mengalami hal ini, apalagi jika bayi lahir prematur. Usia ini adalah masa neonatus.
“Selimut dingin, alas bayi dan tempat tidur dingin. Bayi prematur sangat rentan. Lalu saat di ruang bersalin bayi dibiarkan terbuka karena mau ada pemeriksaan misalnya atau mau disuntik. Lingkungan kan dingin,” kata Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan
Kemahasiswaan Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Yeni Rustina.
Epavorasi, kata Yeni, terjadi jika bayi basah tak segera dikeringkan, yang mengakibatkan kehilangan panas. Kemudian, bisa terjadi radiasi, konduksi, dan konveksi.
“Bayi akan kehilangan panas karena terjadi konveksi. Bayi tak boleh diletakkan di depan AC atau kipas angin,” tutur Yeni.
Menurutnya bayi akan mengalami banyak risiko jika sudah kehilangan panas. Bayi prematur yang belum sempurna susunan paru-parunya akan berusaha mendapatkan oksigen lebih berat dan nafas menjadi lebih cepat.
“Bayi kan belum bisa menggigil. Bayi prematur tak bisa begitu. Jadi tubuh akan memecah lemak cokelat di tubuh bayi. Untuk memecah itu perlu oksigen. Dampaknya bisa zat gula berkurang, hipoglikemik dan bernapas cepat,” tegas Yeni.
Hiportemia pada bayi paling parah dapat menyebabkan kematian. Artinya, bertapa sulitnya menangani bayi pada masa kelahiran neonatus ini untuk mencegah angka kematian bayi.(cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
