
Jumlah Pasien Demam Tinggi Sejak Januari-Juli 2017
JawaPos.com – Suhu udara sedang tinggi. Jika daya tahan tubuh rendah, kesehatan sangat rentan bermasalah. Salah satu gejalanya, demam tinggi atau panas. Terutama anak-anak.
Hilmi Putra, 7, menjalani pemeriksaan di poli anak RSUD Ibnu Sina, Sabtu (9/9). Dia demam. ”Sudah diberi obat (oleh dokter, Red),” ujar Sri Rahayu, ibunda Hilmi.
Dia mengaku tidak tahu secara pasti mengapa suhu tubuh buah hatinya naik. Sri menduga, anak bungsunya itu kelelahan karena banyak aktivitas. ”Dia (Hilmi, Red) tergolong anak yang aktif,” ungkap ibu tiga anak tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Ibnu Sina dr Wiwik Tri Rahayuningsih menyebutkan, penderita demam tinggi cukup banyak. Dalam istilah medis, itu disebut observasi febris (OF). Pasien dinyatakan OF jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat celsius.
Namun, OF tidak selalu demam biasa. Pada sebagian kasus, OF bisa menjadi gejala awal demam berdarah dengue (DBD) atau typhoid (tifus). Karena itu, diperlukan observasi lebih lanjut. Penyebab OF multifaktor.
Bisa jadi, seseorang demam karena ada infeksi. OF juga bisa disebabkan virus. ”Dokter memberikan obat sesuai dengan penyebabnya,” jelasnya.
Selain infeksi dan terkena virus, OF dipengaruhi faktor cuaca. Ketika musim pancaroba, jumlah pasien OF selalu meningkat. Sebab, daya tahan tubuh menurun. Virus mudah menyerang. ”Termasuk pada cuaca yang panas atau tinggi seperti sekarang,” terangnya.
Di RSUD Ibnu Sina, penderita OF didominasi anak-anak. Terutama balita (di bawah 5 tahun). Pada Januari–Juli 2017, penderitanya mencapai 186 anak. Anak usia 5–15 tahun mencapai 148 penderita. Sisanya adalah remaja, dewasa, dan lanjut usia (lihat grafis).
Menurut Wiwik, OF tidak boleh disepelekan. Sebab, suhu badan meningkat ketika kondisi tubuh sedang drop. Jika itu tidak segera diobati, masalah kesehatan yang lebih serius bisa menyerang.
Jadi, Wiwik menyarankan selalu menjaga asupan nutrisi ketika cuaca tidak bersahabat seperti saat ini. Baik makanan maupun minuman. Terutama konsumsi buah dan sayur yang cukup. ”Jika perlu, minum vitamin untuk penunjang,” tuturnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
